Harga Rumah China Terus Turun

Rabu, 18 Februari 2015 - 13:16 WIB
Harga Rumah China Terus...
Harga Rumah China Terus Turun
A A A
BEIJING - Rata-rata harga rumah baru di 70 kota besar China turun 0,4% pada Januari, dari Desember 2014. Penurunan harga ini memasuki bulan kesembilan berturut-turut.

Data pemerintah menunjukkan, harga rumah baru di Kota Beijing dan Shanghai juga turun pada bulan lalu, dibandingkan Desember, pada basis tahunan. China yang menjadi salah satu pasar real estat paling bersinar, kini menghadapi tekanan akibat menurunnya ekonomi dan stok yang berlebih.

Para investor juga menjauh dari pasar properti dan berinvestasi di saham. Harga rumah turun di 64 kota besar dari 70 kota yang diteliti Biro Statistik Nasional China (NBS). Pada basis tahunan, harga turun 5,1% pada Januari, menandai bulan kelima bahwa harga rumah turun dari tahun sebelumnya.

Penurunan terus terjadi meski Bank Sentral China memangkas suku bunga pada November untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ekonomi terbesar kedua di dunia itu tumbuh di level terlemah dalam 24 tahun pada 2014, meleset dari target resmi dan menekan pemerintah agar mengambil langkah untuk menghindari penurunan tajam.

Awal bulan ini Bank Sentral China mengejutkan pasar dengan kembali menurunkan jumlah dana cadangan yang harus disimpan perbankan untuk mendorong kredit yang diperkirakan untuk membantu sektor properti. Pengurangan dana cadangan itu yang pertama sejak Mei 2012, meskipun ada pemangkasan untuk beberapa kreditor skala kecil.

Sementara, beberapa pengembang China berencana menaikkan harga untuk proyek- proyek mewah baru di kotakota besar tahun ini. Perkembangan ini merupakan sinyal perbaikan sentimen di pasar yang sedang mengalami penurunan harga rumah baru selama delapan bulan terakhir 2014.

Penjualan properti mewah mendapat tekanan tahun lalu saat kampanye antikorupsi mengurangi konsumsi berlebihan. Meski demikian, para pembeli sekarang mendapat keuntungan dari kredit yang lebih mudah dan pasar berlomba menambah stok rumah mereka.

Beberapa pengembang mulai menaikkan harga di kotakota besar, setelah Bank Sentral China memangkas suku bunga pada November lalu dan menurunkan jumlah dana perbankan yang harus disimpan sebagai cadangan.Langkah pemerintah itu untuk merevitalisasi pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di level terendah dalam lebih dari dua dekade. ”Ini tidak menuju pada pemulihan penuh di pasar,” ungkap Clement Luk, chief executive officer (CEO) untuk China bagian timur di agen properti Centaline, dikutip kantor berita Reuters.

”Likuiditas lebih mudah dibandingkan setahun lalu, tapi pasar tidak memiliki lingkungan untuk kenaikan harga tinggi karena masih ada banyak stok dan tidak ada perbaikan pada makro ekonomi.” China Resources Land, Franshion Properties, dan China Merchants Property berencana menaikkan harga untuk beberapa proyek baru mereka di kota-kota besar tahun ini.

”Pasar mewah membaik dari tahun lalu saat para investor mengambil laba dari bursa saham dan menginvestasikan di real estat,” ungkap Angeline Wu, vice manager SRE Finance Centre, perusahaan real estat yang berbasis di Shanghai.

Syarifudin
(bhr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
4 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved