Rupiah Terhempas ke Level Rp12.884/USD
Rabu, 18 Februari 2015 - 16:33 WIB
Rupiah Terhempas ke Level Rp12.884/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup terhempas mendekati level Rp12.900 per USD di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah sore ini pada level Rp12.884 per USD. Posisi itu anjlok 119 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.765 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.870 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 108 poin dibanding posisi penutupan Selasa (17/2/2015) di level Rp12.762 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.794 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.704 per USD dan terlemah di level Rp12.893 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp12.869 per USD, dengan kisaran harian Rp12.775-Rp12.909 per USD. Posisi tersebut terkoreksi 109 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.760 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.804 per USD. Posisi ini terdepresiasi 47 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.757 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tertekannya rupiah jelang libur Imlek lantaran merespon diturunkannya suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin (bps) kemarin menjadi 7,5%.
"Penurunan BI rate mendapat respon sejak awal perdagangan, di mana rupiah cenderung tertekan," kata dia, Rabu (18/2/2015).
Sementara IHSG sore ini berakhir melanjutkan kenaikan seiring positifnya bursa Asia. IHSG bertambah 52,95 poin atau 0,99% ke level 5.390,45.
(Baca: Rupiah Siang Ini Makin Terkoreksi ke Rp12.820/USD)
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah sore ini pada level Rp12.884 per USD. Posisi itu anjlok 119 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.765 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.870 per USD. Posisi tersebut terdepresiasi 108 poin dibanding posisi penutupan Selasa (17/2/2015) di level Rp12.762 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.794 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.704 per USD dan terlemah di level Rp12.893 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp12.869 per USD, dengan kisaran harian Rp12.775-Rp12.909 per USD. Posisi tersebut terkoreksi 109 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.760 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.804 per USD. Posisi ini terdepresiasi 47 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.757 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tertekannya rupiah jelang libur Imlek lantaran merespon diturunkannya suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin (bps) kemarin menjadi 7,5%.
"Penurunan BI rate mendapat respon sejak awal perdagangan, di mana rupiah cenderung tertekan," kata dia, Rabu (18/2/2015).
Sementara IHSG sore ini berakhir melanjutkan kenaikan seiring positifnya bursa Asia. IHSG bertambah 52,95 poin atau 0,99% ke level 5.390,45.
(Baca: Rupiah Siang Ini Makin Terkoreksi ke Rp12.820/USD)
(rna)