Penyebab Merger Bank BUMN Sulit Tercapai

Rabu, 18 Februari 2015 - 18:27 WIB
Penyebab Merger Bank...
Penyebab Merger Bank BUMN Sulit Tercapai
A A A
JAKARTA - Wacana yang mendorong adanya merger antara dua bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) diperkirakan sulit tercapai.

Menurut Direktur Utama BNI Gatot Suwondo, kebijakan pemerintah untuk menyatukan kedua bank akan sulit tercapai lantaran masalah timing. Menurutnya, saat ini waktunya belum tepat.

"Mengapa merger bisa gagal, pertama timing. Kedua pemilihan partner, kalau tidak bisa pas juga gagal, ketiga gagal dalam melakukan persiapan, pendekatan dan konsolidasi internal. Sehingga menghindari perubahan gejolak di karyawan, sampai mereka feel confident (percaya merger ini menguntungkan)," ujarnya di Plaza Central, Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Gatot juga mempertanyakan pemerintah terkait kesiapan kedua bank pelat merah. Jangan sampai data penting perusahaan justru hilang karena karyawan yang belum terkonsolidasi dengan baik.

"Saya pernah alami waktu di Danamon, ingin merger, belum terkonsolidasi. Ada data yang hilang, data visa kredit nasabah hilang semua. Bagi nasabah ini Alhamdulillah, bagi kita astaghfirullah," kata dia.

Selain itu, jika kebijakan yang diterapkan tidak tepat akan mewujudkan perkiraan terkena dampak middle income trap pada 2030. "Kalau hal itu terjadi angka risiko kredit bermasalah diperkirakan akan meningkat. Tingkat konsumsi tinggi belum disertai pendapatan yang memadai," pungkas Gatot.

(Baca: Dirut BNI: Merger BNI-Mandiri Kemungkinan Sangat Sulit)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
Tiga Bank Syariah Milik...
Tiga Bank Syariah Milik Pemerintah Satukan Kekuatan
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved