Kemenhub Kaji Aturan Delay Penerbangan

Sabtu, 21 Februari 2015 - 16:15 WIB
Kemenhub Kaji Aturan...
Kemenhub Kaji Aturan Delay Penerbangan
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengkaji peraturan yang dapat menangani permasalahan ketika terjadi keterlambatan jadwal (delay).

Staf Khusus Bidang Keterbukaan Informasi Publik Kemenhub Hadi Mustofa Djuraid menjelaskan, yang pertama harus adanya delay recovery management. Kedua, jika terjadi delay, maskapai masih memiliki pesawat pengganti yang standby.

"Tidak hanya standby tapi bisa terbang. Sumber Daya Manusia (SDM) juga siap. Jadi tidak hanya pesawat, nanti pesawat siap, tidak ada SDM sama saja. Karena itu maka kita akan melihat ulang peraturan menteri terkait pelayanan penumpang," ujarnya di Menteng, Jakarta, Sabtu (21/2/2015).

Dia menjelaskan, untuk maskapai dengan full service sudah memiliki Standar Operasional dan Prosedur tersebut. Namun, maskapai Low Cost Carrier (LCC) belum memiliki.

Atas dasar itu, Hadi mengimbau angkutan udara dengan jadwal yang semakin meningkat harus dapat melakukan manajemen dengan baik. Jika tidak, sanksi dapat diberikan untuk menimbulkan efek jera.

"Pertimbangan berupa sanksi masih akan sesuai UU yang pada tahap pertama akan berikan teguran," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
11 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
PWNU DIY Usul Aturan...
PWNU DIY Usul Aturan Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Pakai Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved