Pengamat Pertanyakan Sikap Menhub Soal Cilamaya

Sabtu, 21 Februari 2015 - 17:28 WIB
Pengamat Pertanyakan...
Pengamat Pertanyakan Sikap Menhub Soal Cilamaya
A A A
JAKARTA - Pengamat sosial dan politik Fachry Ali mempertanyakan sikap Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan soal pembangunan Pelabuhan Cilamaya di Kerawang, Jawa Barat. Pasalnya, jonan sangat bersikukuh melanjutkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya.

Padahal, di sisi berbeda, Menteri PPN/Kepala Bappenas Adrinof Chaniago sudah mengatakan, akan mengkaji ulang rencana pembangunan tersebut. Polarisasi itu, selain memunculkan kesan bahwa tidak ada koordinasi di antara pemerintah, juga berpotensi memunculkan kecurigaan publik.

"Apa sebenarnya motivasi Menhub? Untuk kepentingan siapa Cilamaya? Mengapa tidak mementingkan pengembangan pelabuhan yang sudah, seperti Tanjung Emas?" kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (21/2/2015).

Sementara terkait dengan kesiapan pengembangan Tanjung Emas, kata Fachry, ternyata dibenarkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurutnya, sudah jauh-jauh hari dirinya mengajukan proposal, namun hingga kini belum ada lampu hijau dari pemerintah pusat.

Padahal, semua sudah siap, tanpa kendala berarti, termasuk persoalan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). "Ini menunggu kemauan politik saja sebenarnya. Tinggal ya disetujui, (pembangunan) sudah bisa jalan saja. Tetapi ini masih menunggu," kata Ganjar beberapa waktu lalu.

Ganjar pun berharap, political will itu tidak terlalu berlarut-larut. Karena sebagai interkoneksi jalan laut, pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas akan sangat mendukung tol laut yang diandalkan pemerintah.

Selain itu, yang tidak boleh dilupakan adalah sejarah Tanjung Emas sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, sehingga jauh lebih panjang daripada Cilamaya. "Antara Cilamaya dan Tanjung Emas adalah dua entitas berbeda. Saya ingin mengatakan, bahwa pembangunan Tanjung Emas sangat siap," ujar Ganjar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kang Jimat Mulai Bangun...
Kang Jimat Mulai Bangun Jalan Patimban-Cilamaya
Kerusakan DAS Cilamaya...
Kerusakan DAS Cilamaya Jadi Perhatian Serius Pemprov Jabar
Tim Khusus Tindak Tegas...
Tim Khusus Tindak Tegas Perusak Daerah Aliran Sungai Cilamaya
Tambah Kapasitas PLTS,...
Tambah Kapasitas PLTS, Pertamina NRE Dukung Pertanian di Cilamaya
24 Sekolah Dasar di...
24 Sekolah Dasar di Cilamaya Kulon Karawang Simulasi Jelang PTM
Kilang LPG Cilamaya...
Kilang LPG Cilamaya Siap Beroperasi, Perkuat Program Substitusi Impor dan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
23 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved