Rupiah Diperkirakan Masih Melemah
Minggu, 22 Februari 2015 - 17:21 WIB
Rupiah Diperkirakan Masih Melemah
A
A
A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan laju rupiah berada di kisaran Rp 12.855-12.839. Angka ini di bawah target level support 12.849.
Reza mengatakan, pergerakan laju rupiah di mana belum memperlihatkan adanya perbaikan. Bahkan, masih kembali mengalami penurunan. Imbas masih melemahnya laju euro, yuan, dan yen, terkait dengan sentimen internalnya masing-masing memberikan kesempatan pada dolar Amerika (USD) bergerkan naik.
"Tentu saja berimbas pada pelemahan rupiah. Di sisi lain, tampaknya pemerintah juga belum menganggap bahwa pelemahan rupiah tersebut mengkhawatirkan. Sehingga terima saja tren pelemahan rupiah tersebut," ujarnya di Jakarta, Minggu (22/2/2015).
Menurutnya, pergerakan USD yang biasanya melemah pasca rilis hasil pertemuan FOMC The Fed, juga tidak terlihat. Namun di sisi lain, masih berharap adanya imbas positif dari kenaikan laju euro di akhir pekan kemarin pasca merespon tercapainya kesepakatan utang Yunani-Uni Eropa.
"Tidak banyak yang kami sampaikan terhadap laju rupiah. Seperti yang baru saja dikatakan, terimalah era penurunan rupiah tersebut dan nikmati kenaikan USD," pungkasnya.
Reza mengatakan, pergerakan laju rupiah di mana belum memperlihatkan adanya perbaikan. Bahkan, masih kembali mengalami penurunan. Imbas masih melemahnya laju euro, yuan, dan yen, terkait dengan sentimen internalnya masing-masing memberikan kesempatan pada dolar Amerika (USD) bergerkan naik.
"Tentu saja berimbas pada pelemahan rupiah. Di sisi lain, tampaknya pemerintah juga belum menganggap bahwa pelemahan rupiah tersebut mengkhawatirkan. Sehingga terima saja tren pelemahan rupiah tersebut," ujarnya di Jakarta, Minggu (22/2/2015).
Menurutnya, pergerakan USD yang biasanya melemah pasca rilis hasil pertemuan FOMC The Fed, juga tidak terlihat. Namun di sisi lain, masih berharap adanya imbas positif dari kenaikan laju euro di akhir pekan kemarin pasca merespon tercapainya kesepakatan utang Yunani-Uni Eropa.
"Tidak banyak yang kami sampaikan terhadap laju rupiah. Seperti yang baru saja dikatakan, terimalah era penurunan rupiah tersebut dan nikmati kenaikan USD," pungkasnya.
(dyt)
Lihat Juga :