IHSG Diproyeksi pada Kisaran 5.318-5.427
Senin, 23 Februari 2015 - 08:18 WIB
IHSG Diproyeksi pada Kisaran 5.318-5.427
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diproyeksi memiliki potensi melanjutkan kenaikan.
"IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan dan akan bergerak pada kisaran support 5.318 dan resistance 5.427," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Senin (23/2/2015).
Potensi reli IHSG didukung pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu yang ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 0,86%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar 0,61%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,87%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik 0,43%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas justru terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 1,83% ke level US$52,09 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,35% ke posisi
USD1.204,90 per troi ons.
Dari dalam negeri, Pemerintah mematok pendapatan cukai tahun 2015 senilai Rp146 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Angka ini lebih tinggi Rp4 triliun-Rp 5
triliun dibandingkan proposal yang diajukan sebelumnya.
Pendapatan cukai tersebut juga meningkat 15% dibandingkan realisasi tahun 2014 yang sebesar Rp126,7 triliun.
"IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan dan akan bergerak pada kisaran support 5.318 dan resistance 5.427," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Senin (23/2/2015).
Potensi reli IHSG didukung pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu yang ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 0,86%, sedangkan indeks S&P500 terapresiasi sebesar 0,61%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,87%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) naik 0,43%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas justru terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 1,83% ke level US$52,09 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,35% ke posisi
USD1.204,90 per troi ons.
Dari dalam negeri, Pemerintah mematok pendapatan cukai tahun 2015 senilai Rp146 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Angka ini lebih tinggi Rp4 triliun-Rp 5
triliun dibandingkan proposal yang diajukan sebelumnya.
Pendapatan cukai tersebut juga meningkat 15% dibandingkan realisasi tahun 2014 yang sebesar Rp126,7 triliun.
(rna)
Lihat Juga :