AKR Kembangkan Superblok Gallery West

Rabu, 11 Maret 2015 - 11:13 WIB
AKR Kembangkan Superblok...
AKR Kembangkan Superblok Gallery West
A A A
PT AKR Land Development, anak usaha PT AKR Corpindo Tbk (AKRA) tetap menjalankan rencana untuk membangun dua tower, yakni apartemen dan perkantoran.

Bahkan, rencana tersebut tidak terganggu rencana pemerintah yang akan menerapkan batas pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Undang Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pemungutan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hunian, baik rumah tapak maupun apartemen.

”AKR Land konsisten pada rencana yang telah ditetapkan, kami yakin pasar akan tetap merespons produk kami dengan baik,” kata Managing Director AKR Land Development, Widijanto, saat Diskusi Media Properti 2015, di Gallery West, Gedung AKR, Jakarta, kemarin.

Dengan segera berlakunya PPnBM Hunian tersebut, Widijanto optimistis terhadap pertumbuhan properti seiring dengan melaju kencangnya pertumbuhan ekonomi di 2015 ini. Seperti diketahui, PPnBM Hunian semula diterapkan hanya untuk rumah/apartemen dengan harga jual di atas Rp10 miliar, di mana rencananya akan diturunkan untuk rumah/apartemen mulai dari harga Rp2 miliar. Meskipun strategi tersebut baik untuk pemerintah yang ingin menggenjot penerimaan pajak pada tahun ini, namun kalangan properti menilai pajak tersebut bakal menurunkan minat orang terhadap properti.

Perubahan batas pengenaan pajak tersebut akan menambah jumlah obyek pajak secara drastis. Karena harga rumah di atas Rp2 miliar akan lebih mahal, jika dikenakan PPh sebesar lima persen dari harga jual belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM. Di sisi lain, pembangunan dua tower ini, jelas dia, akan dilengkapi dengan fasilitas seperti museum galeri seni, galeri mobil mewah, commercial area, serta gedung parkir dengan kapasitas sebanyak 1.000 mobil.

Berlokasi dekat dengan pintu tol Kebon Jeruk dan masuk kawasan strategis, kawasan dua tower AKR Land ini digadang-gadang menjadi new central business district (CBD) di Jakarta Barat. AKR pun menggandeng mitra kontraktor Tata Mulia Nusantara yang sangat memperhatikan detail ketangguhan bangunan.

”AKR Land tetap memegang komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi customer, dan menekankan bahwa pembangunan Gallery West tetap sesuai jadwal. Serah terima unit kepada customer akan dilakukan secara bertahap mulai Juni 2016, dengan grace period selama 120 hari,” paparnya.

Anton c
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
17 menit yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
3 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal yang Bisa Menyerang hingga AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved