Rupiah Berakhir Menguat ke Rp13.182/USD
Kamis, 12 Maret 2015 - 16:34 WIB
Rupiah Berakhir Menguat ke Rp13.182/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup di bawah Rp13.200/USD seiring bertahannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg sore hari ini ditutup pada level Rp13.182/USD. Posisi tersebut menguat 10 poin dibanding dengan penutupan Rabu (11/3/2015) di level Rp13.192/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp13.174/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp13.135/USD dan terlemah di level Rp13.221/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada sore hari ini ditutup pada level Rp13.171/USD, dengan kisaran harian Rp13.145-Rp13.220/USD. Posisi tersebut lebih baik 31 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.202/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah hari ini pada level Rp13.173/USD. Posisi itu terapresiasi 60 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.233/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.176/USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.164/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, sentimen global menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah.
"Sebagian ebsar mata uang regional yang bergerak tertahan mengindikasikan kuatnya tekanan USD di kawasan Asia," kata dia, Kamis (12/3/2015).
Adapun penguatan rupiah hari ini, menurut dia didukung terus bergeraknya bursa saham di zona positif. Selain itum konsistensi BI mengawal rupiah menjadi jaminan bahwa fluktuasi rupiah tetap terjaga.
Sementara IHSG sore ini berhasil ditutup positif didukung berkurangnya aksi jual investor asing. IHSG menguat 20,27 poin atau 0,37% ke level 5.439,83.
(Baca: Rupiah Siang Ini Berhenti di Rp13.197/USD)
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg sore hari ini ditutup pada level Rp13.182/USD. Posisi tersebut menguat 10 poin dibanding dengan penutupan Rabu (11/3/2015) di level Rp13.192/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp13.174/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp13.135/USD dan terlemah di level Rp13.221/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada sore hari ini ditutup pada level Rp13.171/USD, dengan kisaran harian Rp13.145-Rp13.220/USD. Posisi tersebut lebih baik 31 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.202/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah hari ini pada level Rp13.173/USD. Posisi itu terapresiasi 60 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.233/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.176/USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.164/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, sentimen global menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah.
"Sebagian ebsar mata uang regional yang bergerak tertahan mengindikasikan kuatnya tekanan USD di kawasan Asia," kata dia, Kamis (12/3/2015).
Adapun penguatan rupiah hari ini, menurut dia didukung terus bergeraknya bursa saham di zona positif. Selain itum konsistensi BI mengawal rupiah menjadi jaminan bahwa fluktuasi rupiah tetap terjaga.
Sementara IHSG sore ini berhasil ditutup positif didukung berkurangnya aksi jual investor asing. IHSG menguat 20,27 poin atau 0,37% ke level 5.439,83.
(Baca: Rupiah Siang Ini Berhenti di Rp13.197/USD)
(rna)