Korea Inginkan Kepastian Regulasi

Jum'at, 13 Maret 2015 - 09:20 WIB
Korea Inginkan Kepastian...
Korea Inginkan Kepastian Regulasi
A A A
JAKARTA - Pengusaha Korea berkomitmen meningkatkan serapan tenaga kerja Indonesia di perusahaan-perusahaan asal Korea di Indonesia.

Syaratnya, harus ada kepastian regulasi terutama terkait sistem pengupahan. Chairman Korean Chamber of Commerce and Industry (Kocham) di Indonesia CK Song mengatakan, terdapat lebih dari 2.000 perusahaan Korea di Indonesia yang mempekerjakan tenaga kerja lokal sebanyak 1 juta orang. Dia memproyeksi, dalam lima tahun ke depan serapan tenaga kerja bisa meningkat 1,5 juta.

”Tapi kalau arah dan sistem yang dibangun Pemerintah Indonesia lebih baik, mungkin bisa meningkat sampai 2 juta pekerja,” ujarnya di sela-sela dialog bisnis bertema Job Creation and Investment yang diselenggarakan Kocham bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta kemarin.

Menurut Song, kepastian sistem pengupahan merupakan hal yang paling diharapkan para pengusaha yang telah dan ingin berinvestasi di Indonesia. Apalagi, banyak investor Korea yang meminati sektor padat karya seperti industri pakaian dan sepatu.

Song menilai, iklim investasi di Indonesia masih baik namun perlu adanya perbaikan. Harapannya adalah sistem pengupahan yang stabil dan bisa diprediksi. ”Upah boleh saja naik, tapi harus jelas regulasinya,” tandasnya.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, demi menekan angka pengangguran, Indonesia membutuhkan penciptaan lapangan kerja sebanyak 3 juta per tahun selama periode 2014-2019.

Demi mencapai target ini, dibutuhkan reformasi kebijakan yang jelas dalam hal pasar tenaga kerja terutama terkait upah minimum.

Inda susanti
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
45 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved