Tekanan Jual Meningkat, IHSG Terkoreksi 13 Poin
Jum'at, 13 Maret 2015 - 11:52 WIB
Tekanan Jual Meningkat, IHSG Terkoreksi 13 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari terakhir pekan ini terpeleset ke zona merah karena meningkatnya tekanan jual asing. IHSG terkoreksi 13,19 poin atau 0,24% ke level 5.426,65.
IHSG pagi tadi dibuka melanjutkan kenaikan (reli) didukung positifnya Wall Street semalam dan Asia pagi ini. IHSG terangkat 18,82 poin atau 0,34% ke level 5.458,65.
Sementara IHSG kemarin berakhir naik 20,27 poin atau 0,37% ke level 5.439,83 karena berkurangnya tekanan jual investor asing. Penguatan tersebut seiring dengan positifnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng bertambah 68,94 poin atau 0,29% ke level 23.866,90; indeks Shanghai naik 14,23 poin atau 0,42% ke level 3.363,55; indeks Straits Times berkurang 9,98 poin atau 0,30% ke 3.363,62; dan indeks Nikkei 225 menguat 278,91 poin atau 1,47% ke 18.270,02.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,80 triliun dengan 3,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp121,87 miliar. Tercatat 124 saham naik, 129 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas berbalik melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah industri dasar yang turun 0,80%, diikuti keuangan terkoreksi 0,57%. Sedangkan yang menguat infrastruktur yang naik 0,15% dan perdagangan bertambah 0,05%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp95 menjadi Rp4.485, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp90 menjadi Rp4.290, dan PT First Media Tbk (KBLV) naik Rp75 menjadi Rp2.350.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp875 menjadi Rp53.200, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp75 menjadi Rp27.075, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 menjadi Rp5.150.
(Baca: IHSG Dibuka Reli ke Level 5.458,65)
IHSG pagi tadi dibuka melanjutkan kenaikan (reli) didukung positifnya Wall Street semalam dan Asia pagi ini. IHSG terangkat 18,82 poin atau 0,34% ke level 5.458,65.
Sementara IHSG kemarin berakhir naik 20,27 poin atau 0,37% ke level 5.439,83 karena berkurangnya tekanan jual investor asing. Penguatan tersebut seiring dengan positifnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng bertambah 68,94 poin atau 0,29% ke level 23.866,90; indeks Shanghai naik 14,23 poin atau 0,42% ke level 3.363,55; indeks Straits Times berkurang 9,98 poin atau 0,30% ke 3.363,62; dan indeks Nikkei 225 menguat 278,91 poin atau 1,47% ke 18.270,02.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,80 triliun dengan 3,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp121,87 miliar. Tercatat 124 saham naik, 129 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas berbalik melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah industri dasar yang turun 0,80%, diikuti keuangan terkoreksi 0,57%. Sedangkan yang menguat infrastruktur yang naik 0,15% dan perdagangan bertambah 0,05%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp95 menjadi Rp4.485, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp90 menjadi Rp4.290, dan PT First Media Tbk (KBLV) naik Rp75 menjadi Rp2.350.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp875 menjadi Rp53.200, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp75 menjadi Rp27.075, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 menjadi Rp5.150.
(Baca: IHSG Dibuka Reli ke Level 5.458,65)
(rna)
Lihat Juga :