Devisa Hasil Ekspor Butuh Kekuatan Hukum

Selasa, 17 Maret 2015 - 20:15 WIB
Devisa Hasil Ekspor...
Devisa Hasil Ekspor Butuh Kekuatan Hukum
A A A
JAKARTA - Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) menyatakan, kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) harus memiliki kekuatan hukum yang jelas. Jika tidak ada kejelasan dapat membahayakan stabilitas perekonomian nasional.

"Kalau eksportir tidak patuh terhadap kebijakan, di mana seharusnya menaruh hasil devisa ke dalam negeri, tetapi tidak terjadi. Bukan hanya disinsentif, tapi harus ada sanksi hukum. Karena kalau terus-terusan artinya mereka itu mengeksploitasi perekonomian kita," jelas pengamat ekonomi politik AEPI Kusfiardi, Selasa (17/3/2015).

Dia mengatakan, sebaiknya pihak otoritas kebijakan segera mengamankan atau memberikan kekuatan hukum yang mengikat untuk ketentuan devisa hasil ekspor ini.

Hal tersebut bertujuan, agar tidak ada praktik yang merugikan orang banyak. Pasalnya, implikasi yang ditimbulkan jika ini terjadi tidak hanya membebani bisnis.

"Jika mereka tetap tidak memberikan devisa hasil ekspor di dalam negeri, ya saya kira ini harus disikapi tegas. Pemerintah harus bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memastikan bahwa itu harus punya sanksi hukum yang jelas," tegas Kusfiardi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Cadangan Devisa Akhir...
Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
17 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
44 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
55 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved