Dow Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah
Rabu, 18 Maret 2015 - 09:17 WIB
Dow Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ketiga pekan ini dibuka tergelincir ke zona merah terimbas melemahnya Dow Jones dan S&P 500 semalam. IHSG menurun 12,65 poin atau 0,23% ke level 5.426,50.
IHSG kemarin berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau meski hanya naik tipis 3,88 poin atau 0,07% ke level 5.439,15 pascarilis BI rate yang tetap di 7,5%.
Reli tersebut di tengah variatifnya bursa Asia variatif. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka masih variatif.
Indeks Hang Seng menguat 98,17 poin atau 0,41% ke level 23.999,66; indeks Shanghai naik 3,42 poin atau 0,10% ke level 3.506,26; indeks Straits Times berkurang 4,63 poin atau 0,11% ke 3.366,38; dan indeks Nikkei 225 melemah 42,54 poin atau 0,22% ke 19.394,46.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 10 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp6,70 miliar. Tercatat 10 saham naik, 13 saham melemah dan 13 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas dibuka melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri yang turun 0,78%, diikuti keuangan yang susut 0,56%. sedangkan yang menguat tertinggi sektor industri dasar yang naik 0,14%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp100 menjadi Rp9.275, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 menjadi Rp20.600, dan PT PP Tbk (PTPP) naik Rp30 menjadi Rp3.790.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 menjadi Rp52.00, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp550 menjadi Rp25.700, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp175 menjadi Rp22.300.
(Baca: Dow dan S&P Melemah Jelang Pertemuan The Fed)
IHSG kemarin berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau meski hanya naik tipis 3,88 poin atau 0,07% ke level 5.439,15 pascarilis BI rate yang tetap di 7,5%.
Reli tersebut di tengah variatifnya bursa Asia variatif. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka masih variatif.
Indeks Hang Seng menguat 98,17 poin atau 0,41% ke level 23.999,66; indeks Shanghai naik 3,42 poin atau 0,10% ke level 3.506,26; indeks Straits Times berkurang 4,63 poin atau 0,11% ke 3.366,38; dan indeks Nikkei 225 melemah 42,54 poin atau 0,22% ke 19.394,46.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 10 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp6,70 miliar. Tercatat 10 saham naik, 13 saham melemah dan 13 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas dibuka melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah aneka industri yang turun 0,78%, diikuti keuangan yang susut 0,56%. sedangkan yang menguat tertinggi sektor industri dasar yang naik 0,14%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp100 menjadi Rp9.275, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp100 menjadi Rp20.600, dan PT PP Tbk (PTPP) naik Rp30 menjadi Rp3.790.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 menjadi Rp52.00, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp550 menjadi Rp25.700, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp175 menjadi Rp22.300.
(Baca: Dow dan S&P Melemah Jelang Pertemuan The Fed)
(rna)
Lihat Juga :