IHSG Sesi I Berakhir Makin Menurun ke Level 5.420
Rabu, 18 Maret 2015 - 12:17 WIB
IHSG Sesi I Berakhir Makin Menurun ke Level 5.420
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ketiga pekan ini makin menurun seiring bertambahnya tekanan jual. IHSG terkoreksi 18,74 poin atau 0,34% ke level 5.420,41.
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah terimbas melemahnya Dow Jones dan S&P 500 semalam. IHSG menurun 12,65 poin atau 0,23% ke level 5.426,50.
Sementara IHSG kemarin berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau meski hanya naik tipis 3,88 poin atau 0,07% ke level 5.439,15 pascarilis BI rate yang tetap di 7,5%.
Reli tersebut di tengah variatifnya bursa Asia variatif. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng menguat 243,65 poin atau 1,02% ke level 24.145,14; indeks Shanghai naik 30,14 poin atau 0,86% ke level 3.532,99; indeks Straits Times berkurang 2,2 5poin atau 0,07% ke 3.367,70; dan indeks Nikkei 225 menguat 22,85 poin atau 0,12% ke 19.459,85.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,50 triliun dengan 3,22 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp172,98 miliar. Tercatat 97 saham naik, 158 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah konsumer yang turun 0,93%, diikuti perkebunan yang susut 0,68%. sedangkan yang menguat hanya sektor keuangan yang naik 0,02%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp425 menjadi Rp28.175, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp17.800, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp25 menjadi Rp5.025.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp190 menjadi Rp52.000, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp190 menjadi Rp4.240, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp75 menjadi Rp5.125.
(Baca: Dow Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah)
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah terimbas melemahnya Dow Jones dan S&P 500 semalam. IHSG menurun 12,65 poin atau 0,23% ke level 5.426,50.
Sementara IHSG kemarin berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau meski hanya naik tipis 3,88 poin atau 0,07% ke level 5.439,15 pascarilis BI rate yang tetap di 7,5%.
Reli tersebut di tengah variatifnya bursa Asia variatif. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas menguat.
Indeks Hang Seng menguat 243,65 poin atau 1,02% ke level 24.145,14; indeks Shanghai naik 30,14 poin atau 0,86% ke level 3.532,99; indeks Straits Times berkurang 2,2 5poin atau 0,07% ke 3.367,70; dan indeks Nikkei 225 menguat 22,85 poin atau 0,12% ke 19.459,85.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,50 triliun dengan 3,22 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp172,98 miliar. Tercatat 97 saham naik, 158 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah konsumer yang turun 0,93%, diikuti perkebunan yang susut 0,68%. sedangkan yang menguat hanya sektor keuangan yang naik 0,02%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp425 menjadi Rp28.175, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp17.800, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp25 menjadi Rp5.025.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp190 menjadi Rp52.000, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp190 menjadi Rp4.240, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp75 menjadi Rp5.125.
(Baca: Dow Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Zona Merah)
(rna)
Lihat Juga :