Rupiah Loyo, HPP Amunisi Naik 7%

Rabu, 18 Maret 2015 - 13:31 WIB
Rupiah Loyo, HPP Amunisi...
Rupiah Loyo, HPP Amunisi Naik 7%
A A A
BANDUNG - PT Pindad (Persero) mengungkapkan, perseroan turut terpukul pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Diperkirakan, pelemahan tersebut akan membuat harga pokok produksi (HPP) dari amunisi naik hingga 7%.

Kepala Divisi Amunisi Pindad I Wayan Sutama mengatakan, meskipun saat ini melorotnya nilai tukar mata uang Garuda tersebut belum terlampau memengaruhi produksi amunisi tersebut, namun perseroan akan terus mengevaluasinya.

"Sekarang masih dievaluasi. Setiap tahun kan kita selalu evaluasi. Minggu ini evaluasi di Kementerian Pertahanan. Tapi HPP akan berubah 5% mungkin 7%. Kan kita ngambilnya uang APBN, jualnya juga uang APBN," tuturnya di Kantor Pusat Pindad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/3/2015).

Menurutnya, meski pelemahan nilai tukar ini akan membuat HPP amunisi terkerek bahkan berpotensi merugikan perseroan, namun harga produk amunisi per butirnya tidak serta merta mengalami kenaikan.

"Kalau harga di TNI kan sudah dipatok. Sudah ada index secara internasional. Paling nanti apa yang bisa dihitung komponen impornya apa saja, dihitung, direview harga dolarnya berapa, dan nanti dari situ akan jadi HPP kita," pungkas dia.

(Baca: Produksi Amunisi Pindad Terganggu Pelemahan Rupiah)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pindad Turun Gunung:...
Pindad Turun Gunung: Dari Maung ke Lumpur Sawah, Siapkan Mobil Listrik Murah Meriah Rp50 Jutaan
Detail si Maung Mobil...
Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Pindad Terjunkan Rantis...
Pindad Terjunkan Rantis Maung MV3 Mobile Jammer di IKN
Setahun Pindad Produksi...
Setahun Pindad Produksi 400 Juta Peluru, Butuh SDM Handal
5 Fakta Generasi Terbaru...
5 Fakta Generasi Terbaru Kendaraan Taktis Maung Pindad yang Dicoba Presiden Jokowi di Malang
Mobil SUV Pindad Mana...
Mobil SUV Pindad Mana yang Cocok Dikendarai di Jalanan Umum?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
3 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
3 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
4 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
4 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
4 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved