Duduki Kursi BUMN, Politisi Harus Mundur dari Partai

Jum'at, 20 Maret 2015 - 05:47 WIB
Duduki Kursi BUMN, Politisi...
Duduki Kursi BUMN, Politisi Harus Mundur dari Partai
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, para politisi yang kini menduduki jabatan komisaris di BUMN harus mundur dari partai yang menaunginya. Mereka dilarang menjabat dua posisi sekaligus.

Seperti diketahui, kursi komisaris perusahaan pelat merah kini dihiasi oleh berbagai kalangan. Mulai dari mantan menteri, mantan relawan dan tim sukses Jokowi-JK, hingga politisi berbondong-bondong alih profesi menjadi komisaris BUMN.

"Oh tidak boleh (memiliki posisi di partai). Sama sekali tidak boleh, kalau memang ada yang begitu harus mundur, harus memilih akhirnya. Dan juga tidak boleh duduk di direksi yang ada conflict of interest," jelasnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Rini berharap, para direksi dan komisaris BUMN yang baru tersebut dapat melakukan fungsinya dengan baik. Komisaris harus melakukan pengawasan, sementara direksi bertanggung jawab untuk memperkuat kinerja perusahaan.

"Direksi itu memiliki tanggung jawab betul-betul untuk memperbaiki atau memperkuat kinerja perusahaan. Nah, komisaris sebagai pengawas, mengawasi direksi betul-betul melaksanakan fungsinya dengan baik," tegasnya.

Seperti diketahui, posisi komisaris perbankan pelat merah kini banyak dihiasi oleh politisi hingga mantan relawan pada Tim Transisi Jokowi-JK. Sebut saja Cahaya Dwi Rembulan Sinaga yang dikenal sebagai relawan dan bergabung dengan Tim Transisi Jokowi-JK kini menjadi komisaris independen Bank Mandiri, serta Pataniari Siahaan politisi PDI-Perjuangan yang kini menduduki komisaris BNI.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved