Krisis Rupiah Buka Celah Kejahatan Ekonomi

Jum'at, 20 Maret 2015 - 08:38 WIB
Krisis Rupiah Buka Celah...
Krisis Rupiah Buka Celah Kejahatan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Lembaga swadaya masyarakat yang terdiri dari Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Koalisi Anti-Utang, dan Pusat Aksi Studi Indonesia memperingatkan pemerintah untuk segera mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah agar tak terjadi krisis ekonomi.

Apabila krisis ekonomi terjadi, akan membuka peluang kejahatan ekonomi seperti yang terjadi pada 1998 dan 2008. Direktur KAU Dani Setiawan mengatakan, modus kejahatan ekonomi itu terjadi melalui pemberian dana talangan (bail out) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap sektor perbankan dan keuangan yang terkena dampak krisis. Kebijakan tersebut memang sah dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

”Tapi, dalam sejarah ekonomi kita, krisis ekonomi menjadi peluang untuk menggerogoti dan menyalahgunakan uang negara untuk kepentingan sendiri. Kita tidak mau hal itu terjadi lagi,” kata Dani di Jakarta, kemarin. Sekretaris Jenderal Seknas FITRA Yenny Sucipto menyoroti belum tuntasnya kasus Bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang hingga saat ini menimbulkan rasa ketidakadilan di masyarakat.

Menurutnya kasus tersebut mempengaruhi instrumen kesejahteraan, dalam hal ini APBN, karena berkorelasi dengan utang luar negeri yang salah satunya disebabkan oleh BLBI.

Rahmat fiansyah
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved