ESDM: Sudah Seharusnya Biodiesel 15%

Jum'at, 20 Maret 2015 - 19:03 WIB
ESDM: Sudah Seharusnya...
ESDM: Sudah Seharusnya Biodiesel 15%
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, sudah menjadi keharusan biodiesel dikukuhkan menjadi 15%. Realisasinya akan diupayakan April 2015, sehingga semua pihak akan fokus dengan Peraturan Permerintah.

Menurutnya, untuk ambang batasnya sendiri ada di formula. Kementerian ESDM akan mengikuti ketentuan Menko Perekonomian. "Produksi biodisel tahun ini kita prediksinya 5,3 juta kiloliter. Itu setara sama 4,8 juta ton CPO. Kan ada kelebihan, selisihnya ditutupin dari bea keluar. Jadi ada fund rising dari pengusaha. Itu yang dipakai untuk menutupi harga. Bukan hanya untuk subsidi tapi RnD dan pengembangan serta replanting," ujarnya usai rakor di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2015).

Rida menjelaskan, tidak akan ada persenan atau pendapatan yang harus disetorkan ke PT Pertamina (Persero). "Enggak. Tadi pengusaha hadir di rapat dan mereka semuanya positif serta mendukung," imbuhnya.

Sampai saat ini keputusannya masih digodok dan belum final. Karena pihak pemerintah sedang menyiapkan RPP. "Kita sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), tapi untuk PP-nya ada namanya ya," ujar dia.

Isinya, lanjut Rida, akan ada fund rising (pungutan dana) dari hasil perkebunan dan itu dimungkinkan penggunaan dananya untuk beberapa hal. "Untuk menutupi kekurangan, untuk RnD, terus untuk replanting pohon sawitnya. Namanya belum ada. Mungkin Stabilisasi harga CPO, tapi bisa berubah besok lusa," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Langkah Pengembangan...
5 Langkah Pengembangan Bahan Bakar Nabati Jadi Strategi Ketahanan Energi Nasional
Seberapa Hijaukah Bahan...
Seberapa Hijaukah Bahan Bakar Nabati? Awas Klaim Menyesatkan!
Avtur Berbahan Minyak...
Avtur Berbahan Minyak Sawit Bukan Upaya Sehari, Ini Prosesnya
Menakar Nilai Ekonomis...
Menakar Nilai Ekonomis Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Sawit
Hasilkan Energi Ramah...
Hasilkan Energi Ramah Lingkungan, Legislator Ungkap Urgensi Bangun Pabrik Bioethanol
Ethanol untuk BBN Tanpa...
Ethanol untuk BBN Tanpa Cukai Bakal Jadi Magnet Bagi Dunia Usaha
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved