Bisnis Batu Akik Berpotensi Timbulkan Money Laundering

Senin, 23 Maret 2015 - 14:10 WIB
Bisnis Batu Akik Berpotensi...
Bisnis Batu Akik Berpotensi Timbulkan Money Laundering
A A A
JAKARTA - Mantan Sekretaris Menteri (Sesmen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu setuju dengan langkah pemerintah mengenakan pajak terhadap batu akik, karena berpotensi menyebabkan terjadinya pencucian uang (money laundering) jika tidak dikenakan pajak.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah berencana mengenakan pajak terhadap bisnis batu akik. Rencananya, pajak akan dikenakan terhadap batu akik yang harganya Rp100 juta ke atas.

"Karena, kalau enggak dilakukan juga, bisa dijadikan tempat pencucian uang. Jadi seakan-akan, saya punya uang mau cuci. Batu biasa saya jual ke anda, saya katakan harganya mahal. Kalau kena pajak, kan ketahuan," tuturnya kepada Sindonews di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (23/3/2015).

Menurutnya, pengenaan pajak terhadap batu akik sama saja dengan pengenaan pajak terhadap perhiasan lainnya, seperti emas, intan ataupun berlian. Dirinya pun mengapresiasi langkah pemerintah untuk mengenakan pajak terhadap batu akik.

"Menurut saya sih oke saja, karena yang dikenakan pajak kan terhadap orang yang membeli, bukan penghasil. Menurut saya sih oke saja," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Link Bracelet by ISAGO:...
Link Bracelet by ISAGO: 1000 Pcs Terjual, Perhiasan Lokal untuk Masa Depan Berkelanjutan
Batu Zircon Rainbow...
Batu Zircon Rainbow Blue, Tren Perhiasan Modern Bernuansa Klasik
Croix Hadirkan Koleksi...
Croix Hadirkan Koleksi Perhiasan Terbaru dengan Menggandeng Jovi Adhiguna
Kembali Berkolaborasi,...
Kembali Berkolaborasi, Croix Gandeng 3 Fashion Stylist Kenamaan
Sambut Ultah Ke-17,...
Sambut Ultah Ke-17, Passion Jewelry Sajikan Pameran Unconditional Love
Rayakan Ramadhan, Croix...
Rayakan Ramadhan, Croix Berkolaborasi dengan Sarah Sofyan
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved