Rupiah Ditutup Positif ke Rp13.001/USD
Senin, 23 Maret 2015 - 16:33 WIB
Rupiah Ditutup Positif ke Rp13.001/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup positif di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp13.001/USD, dengan kisaran harian Rp13.000-Rp13.135/USD. Posisi tersebut membaik 134 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.135/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.022/USD. Posisi tersebut menguat 102 poin dibanding posisi penutupan Jumat (20/3/2015) di level Rp13.124/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp13.054/USD. Adapun posisi rupiah terkuat pada level Rp12.985/USD dan terlemah pada level Rp13.087/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah hari ini pada level Rp13.035/USD. Posisi itu terapresiasi 115 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.150/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.076/USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.075/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tekanan terhadap rupiah berkurang karena melemahnya dominasi USD di pasar global.
"Pernyataan Menkeu Bambang Brodjonegoro bahwa pemerintah turut memperhatikan nilai tukar rupiah memberi sentimen positif untuk rupiah," kata dia, Senin (23/3/2014).
Pemerintah memprioritaskan stabilitas makro ekonomi dan berupaya mengurangi potensi perlambatan ekonomi akibat turunnya kinerja ekspor-impor Indonesia.
Menurut dia, kehadiran Bank Indonesia (BI) menjadi faktor psikologis yang mempengaruhi pergerakan mata uang domestik.
Sementara sore ini, IHSG berakhir gagal menguat karena ditekan aksi jual investor asing. IHSG terkoresi 5,97 poin atau 0,11% ke level 5.437,10.
(Baca: Rupiah Parkir di Rp13.045/USD Siang Ini)
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup pada level Rp13.001/USD, dengan kisaran harian Rp13.000-Rp13.135/USD. Posisi tersebut membaik 134 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.135/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.022/USD. Posisi tersebut menguat 102 poin dibanding posisi penutupan Jumat (20/3/2015) di level Rp13.124/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp13.054/USD. Adapun posisi rupiah terkuat pada level Rp12.985/USD dan terlemah pada level Rp13.087/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah hari ini pada level Rp13.035/USD. Posisi itu terapresiasi 115 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.150/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.076/USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.075/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tekanan terhadap rupiah berkurang karena melemahnya dominasi USD di pasar global.
"Pernyataan Menkeu Bambang Brodjonegoro bahwa pemerintah turut memperhatikan nilai tukar rupiah memberi sentimen positif untuk rupiah," kata dia, Senin (23/3/2014).
Pemerintah memprioritaskan stabilitas makro ekonomi dan berupaya mengurangi potensi perlambatan ekonomi akibat turunnya kinerja ekspor-impor Indonesia.
Menurut dia, kehadiran Bank Indonesia (BI) menjadi faktor psikologis yang mempengaruhi pergerakan mata uang domestik.
Sementara sore ini, IHSG berakhir gagal menguat karena ditekan aksi jual investor asing. IHSG terkoresi 5,97 poin atau 0,11% ke level 5.437,10.
(Baca: Rupiah Parkir di Rp13.045/USD Siang Ini)
(rna)