Premi Asuransi RI Tumbuh Tertinggi di Asia Pasifik

Selasa, 24 Maret 2015 - 16:00 WIB
Premi Asuransi RI Tumbuh...
Premi Asuransi RI Tumbuh Tertinggi di Asia Pasifik
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan premi asuransi jiwa di Indonesia sepanjang tahun ini diprediksi menjadi yang tertinggi dibandingkan negara-negara lain di wilayah Asia Pasifik.

Ketua umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, pertumbuhan premi asuransi jiwa hingga akhir 2015 diperkirakan sebesar 15-27%. Sementara di industri asuransi kawasan Asia Pasifik peningkatannya rata-rata hanya sekitar 10%.

"Kita lebih tinggi dibanding negara lain karena pasar kita besar didukung dengan perusahaan asuransi yang terus bertambah, sehingga penetrasi sampai ke daerah," kata Firdaus usai membuka kongres APLIC ke-15 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Selasa (24/3/2015).

Lebih lanjut dia menjelaskan, Indonesia didukung dengan jumlah penduduknya yang hampir mencapai 250 juta jiwa merupakan potensi besar bagi perusahaan asuransi jiwa. Berdasarkan data World Economic Outlook (WEF), penduduk menengah atas tumbuh 35%.

"AAJI mempunyai outlook pertumbuhan premi tahun ini 15-27%, total aset naik 21-30%, sedangkan investment growth 22-31%, jauh di atas industri asuransi di Asia Pasifik," paparnya.

Meski demikian, dia mempunyai sejumlah catatan bagi perusahaan asuransi agar dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia, di antaranya produk asuransi yang ditawarkan harus beragam dan tentunya harus dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat di Tanah Air.

"Harga premi yang ditawarkan juga harus bervariasi tergantung dari resikonya karena masing-masing pemegang polish mempunyai segmennya sendiri-sendiri," ungkapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved