IHSG Ditutup Terjungkal 0,68% ke Level 5.368,8
Kamis, 26 Maret 2015 - 16:43 WIB
IHSG Ditutup Terjungkal 0,68% ke Level 5.368,8
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat ditutup melanjutkan koreksi. IHSG terjungkal 36,69 poin atau 0,68% ke 5.368,80.
IHSG pagi tadi dibuka melemah, meninggalkan level 5.400 karena terimbas terkoreksinya Wall Street semalam. IHSG susut 22,9 poin atau 0,42% ke level 5.382,59 dan pada akhir sesi I, IHSG parkir di level 5.399,85.
Sementara IHSG kemarin ditutup di zona merah ditekan aksi ambil untung. IHSG tergerus 42,16 poin atau 0,77% ke level 5.405,49.
Pelemahan itu di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia mayoritas ditutup variatif.
Indeks Hang Seng melemah 31,15 poin atau 0,13% ke level 24.497,08; indeks Shanghai naik 21,37 poin atau 0,58% ke level 3.682,10; indeks Straits Times bertambah 11,23 poin atau 0,31% ke 3.430,62; sedangkan indeks Nikkei 225 anjlok 275,08 poin atau 1,39% ke 19.471,12.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,33 triliun dengan 6,23 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp306,94 miliar. Tercatat 91 saham naik, 210 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Sektor saham hari ini ditutup melemah semua. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah perkebunan yang turun 1,89%, diikuti infrastruktur minus 1,40%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp125 menjadi Rp67.700, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 menjadi Rp7.100, dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) naik Rp40 menjadi Rp1.240.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.4250 menjadi Rp48.275, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp275 menjadi Rp28.725 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp125 menjadi Rp7.275.
IHSG pagi tadi dibuka melemah, meninggalkan level 5.400 karena terimbas terkoreksinya Wall Street semalam. IHSG susut 22,9 poin atau 0,42% ke level 5.382,59 dan pada akhir sesi I, IHSG parkir di level 5.399,85.
Sementara IHSG kemarin ditutup di zona merah ditekan aksi ambil untung. IHSG tergerus 42,16 poin atau 0,77% ke level 5.405,49.
Pelemahan itu di tengah menguatnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia mayoritas ditutup variatif.
Indeks Hang Seng melemah 31,15 poin atau 0,13% ke level 24.497,08; indeks Shanghai naik 21,37 poin atau 0,58% ke level 3.682,10; indeks Straits Times bertambah 11,23 poin atau 0,31% ke 3.430,62; sedangkan indeks Nikkei 225 anjlok 275,08 poin atau 1,39% ke 19.471,12.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,33 triliun dengan 6,23 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp306,94 miliar. Tercatat 91 saham naik, 210 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Sektor saham hari ini ditutup melemah semua. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah perkebunan yang turun 1,89%, diikuti infrastruktur minus 1,40%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp125 menjadi Rp67.700, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 menjadi Rp7.100, dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) naik Rp40 menjadi Rp1.240.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.4250 menjadi Rp48.275, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp275 menjadi Rp28.725 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp125 menjadi Rp7.275.
(dmd)
Lihat Juga :