Rupiah Dibuka Makin Loyo ke Rp13.095/USD
Senin, 30 Maret 2015 - 10:05 WIB
Rupiah Dibuka Makin Loyo ke Rp13.095/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari pertama pekan ini dibuka makin loyo di tengah relinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini dibuka pada level Rp13.095/USD. Posisi tersebut memburuk 48 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.047/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp13.092/USD. Posisi ini merosot 27 poin dibanding perdagangan sebelumnya di Rp13.065/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp13.088/USD. Posisi tersebut memburuk 23 poin dibanding posisi penutupan Jumat (27/3/2015) di level Rp13.065/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.086/USD. Posisi ini terkoreksi 22 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.064/USD.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan, laju rupiah pada hari ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.
"Tampaknya laju rupiah masih kurang kuat untuk berbalik arah dengan asumsi belum adanya sentimen positif, sehingga dapat memunculkan peluang pelemahan lanjutan," kata dia, Senin (30/3/2015).
Karena itu, dia menyarankan untuk tetap mencermati dan antisipasi pelemahan lanjutan. Reza memperkirakan laju rupiah akan berada pada kisaran Rp13.000-Rp13.080/USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka kembali melaju di zona hijau seiring menguatnya bursa Asia dan didukung berlanjutnya aksi beli. IHSG menguat 22,06 poin atau 0,41% ke level 5.418,91.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini dibuka pada level Rp13.095/USD. Posisi tersebut memburuk 48 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.047/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp13.092/USD. Posisi ini merosot 27 poin dibanding perdagangan sebelumnya di Rp13.065/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp13.088/USD. Posisi tersebut memburuk 23 poin dibanding posisi penutupan Jumat (27/3/2015) di level Rp13.065/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.086/USD. Posisi ini terkoreksi 22 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.064/USD.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan, laju rupiah pada hari ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.
"Tampaknya laju rupiah masih kurang kuat untuk berbalik arah dengan asumsi belum adanya sentimen positif, sehingga dapat memunculkan peluang pelemahan lanjutan," kata dia, Senin (30/3/2015).
Karena itu, dia menyarankan untuk tetap mencermati dan antisipasi pelemahan lanjutan. Reza memperkirakan laju rupiah akan berada pada kisaran Rp13.000-Rp13.080/USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka kembali melaju di zona hijau seiring menguatnya bursa Asia dan didukung berlanjutnya aksi beli. IHSG menguat 22,06 poin atau 0,41% ke level 5.418,91.
(rna)