Komposisi Belanja Pengaruhi Pembangunan Infrastruktur

Senin, 30 Maret 2015 - 16:12 WIB
Komposisi Belanja Pengaruhi...
Komposisi Belanja Pengaruhi Pembangunan Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, selain masalah kepemilikan asing yang masih besar untuk infrastruktur Indonesia, komposisi belanja juga menjadi penting untuk dipikirkan. Ini menyangkut subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang memengaruhi ruang fiskal.

Bambang mengatakan, percuma negara bisa kumpulkan pembiayaan besar, penerimaan pajak besar jika alokasinya tidak pas untuk infrastruktur.

"Kita harus fokus based infrastruktur dibiayai budget. Nah ini supaya sukses juga dibutuhkan disiplin dari kementerian sendiri," ujarnya di Jakarta, Senin (30/3/2015).

Terkadang, lanjut dia, kementerian masih ingin proyek infrastruktur besar yang sebenarnya bisa dikerjasamakan dengan swasta atau BUMN, itu dikerjakan oleh K/L itu sendiri.

"Karena, kalau kita sudah jadi pemilik proyek, kita sendiri yang kita biayai, kita jadi tuan, itu yang kadang-kadang menggoda para K/L untuk menarik proyek yang sebenarnya bisa diswastakan, malah ditarik ke APBN dengan berbagai macam alasan, ini harus disiplin," tegasnya.

Bambang menuturkan, pada zaman kabinet sebelumnya, pemerintah mencoba disiplin dengan membentuk komite ditingkat pemerintah pusat. Komite yang tegas membaginya, jika ada proyek, mereka akan membagi, klasifikasinya ke BUMN, swasta atau APBN atau KPS dan harus jelas kategorinya.

"Proyek infrastruktur yang pure komersial, dengan nilai komersialnya tinggi, ini bisa diserahkan ke private sektor atau BUMN yang bertindak sebagai private sektor. Contohnya Bandara Soetta, Pelabuhan Tanjung Priok, jalan tol di sekitar Jabodetabek, itu proyek infrastruktur yang jelas komersial. Lainnya kalau power plan, lebih baik kita serahkan pada swasta daripada kita habiskan budget pemerintah yang untuk basic infrastructur," pungkasnya.

(Baca: Indonesia Butuh Rp5.000 Triliun untuk Infrastruktur)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
1 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
1 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
3 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
6 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
9 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
9 jam yang lalu
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved