Rupiah Dibuka Kembali Melemah ke Rp13.100/USD
Selasa, 31 Maret 2015 - 10:16 WIB
Rupiah Dibuka Kembali Melemah ke Rp13.100/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah kembali dan menembus level Rp13.100/USD di tengah kembali menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp13.100/USD. Posisi tersebut memburuk 30 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.070/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.080/USD. Posisi tersebut terkoreksi 5 poin dibanding posisi penutupan Senin (30/3/2015) di level Rp13.075/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.084/USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.086/USD.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, belum adanya sentimen positif membuat laju rupiah sulit bangkit.
"Kendati demikian, dia berharap bahwa pelemahan yang terjadi lebih terbatas," ujarnya, Selasa (31/3/2015).
Karena itu, dia menyarankan untuk tetepa mencermati dan mengantisipasi pelemahan lanjutan. REza memperkirakan, rupiah akan bergerak pada kisaran Rp13.092-Rp13.071/USD berdasarkan kurs tengah BI.
Sementara IHSG pagi ini melanjutkan kenaikan didukung positifnya Wall Street dan bursa Asia pagi ini. IHSG menguat 50,88 poin atau 0,93% ke level 5.489,54.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp13.100/USD. Posisi tersebut memburuk 30 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.070/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.080/USD. Posisi tersebut terkoreksi 5 poin dibanding posisi penutupan Senin (30/3/2015) di level Rp13.075/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.084/USD. Posisi ini mendatar dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.086/USD.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, belum adanya sentimen positif membuat laju rupiah sulit bangkit.
"Kendati demikian, dia berharap bahwa pelemahan yang terjadi lebih terbatas," ujarnya, Selasa (31/3/2015).
Karena itu, dia menyarankan untuk tetepa mencermati dan mengantisipasi pelemahan lanjutan. REza memperkirakan, rupiah akan bergerak pada kisaran Rp13.092-Rp13.071/USD berdasarkan kurs tengah BI.
Sementara IHSG pagi ini melanjutkan kenaikan didukung positifnya Wall Street dan bursa Asia pagi ini. IHSG menguat 50,88 poin atau 0,93% ke level 5.489,54.
(rna)