Rupiah Bertahan di Jalur Positif Siang Ini
Rabu, 01 April 2015 - 12:45 WIB
Rupiah Bertahan di Jalur Positif Siang Ini
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini di jalur positif paca rilis inflasi.
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pagi ini pada level Rp13.022/USD. Posisi ini makin menguat dibanding perdagangan sebelumnya di Rp13.095/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.024/USD. Posisi tersebut menguat dari posisi penutupan Selasa (31/3/2015) di level Rp13.074/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik siang hari ini pada level Rp13.025/USD, dengan kisaran harian Rp12.987-Rp13.087/USD. Posisi tersebut membaik dibanding hari sebelumnya di Rp13.080/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.043/USD. Posisi ini menguat 41 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.084/USD.
Penguatan rupiah tersebut di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG siang ini melemah 58,56 poin atau 1,06% ke level 5.460,11 terseret anjloknya sektor aneka industri.
Pelemahan itu pasca Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan Maret sebesar 0,17% setelah selama dua bulan beruntun mengalami deflasi.
(Baca: Rupiah Dibuka Terapresiasi Jelang Rilis Inflasi)
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pagi ini pada level Rp13.022/USD. Posisi ini makin menguat dibanding perdagangan sebelumnya di Rp13.095/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.024/USD. Posisi tersebut menguat dari posisi penutupan Selasa (31/3/2015) di level Rp13.074/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik siang hari ini pada level Rp13.025/USD, dengan kisaran harian Rp12.987-Rp13.087/USD. Posisi tersebut membaik dibanding hari sebelumnya di Rp13.080/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.043/USD. Posisi ini menguat 41 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.084/USD.
Penguatan rupiah tersebut di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG siang ini melemah 58,56 poin atau 1,06% ke level 5.460,11 terseret anjloknya sektor aneka industri.
Pelemahan itu pasca Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan Maret sebesar 0,17% setelah selama dua bulan beruntun mengalami deflasi.
(Baca: Rupiah Dibuka Terapresiasi Jelang Rilis Inflasi)
(rna)