BBM Beri Andil Terbesar Inflasi Maret 2015

Rabu, 01 April 2015 - 13:14 WIB
BBM Beri Andil Terbesar...
BBM Beri Andil Terbesar Inflasi Maret 2015
A A A
JAKARTA - Kepala BPS Suryamin menyebutkan, ada enam jenis komoditi yang menyebabkan Maret terjadi inflasi sebesar 0,17%, terutama kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Penyebab utama inflasi kita, pertama bensin. Walaupun keputusan pemerintah baru 27 kemarin, tapi pengaruhnya terasa, andilnya 0,15%. Perubahan harganya terhadap Februari sebesar 4,01%. Ini karena penyesuaian harga minyak dunia yang akhirnya di 80 kota IHK terjadi kenaikan harga dan tertinggi di Tarakan sebesar 5%," ujarnya di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Kedua adalah bawang merah sebesar 0,1%. Perubahan harganya terhadap Februari 29,05%. Hal ini karena curah hujan masih tinggi sehingga membuat rusak panen bawang merah.

"Jadi kalau bawang dan cabai itu banyak busuk. 67 kota IHK terjadi kenaikan harga, dan yang paling tinggi di Tegal 115% serta Kudus 60%," kata dia.

Ketiga, beras dengan andil 0,09% dengan rata-rata kenaikan 2,24%. Hal ini karena pasokan sedikit dan belum memasuki masa panen raya. Diperkirakan April ini baru terjadi panen. 58 kota IHK terjadi kenaikan harga tertinggi di Gorontalo hingga 15%.

"Keempat, bahan bakar rumah tangga. Terutama untuk elpiji 12 kg, andilnya 0,03%. Untuk perubahan harga rata-ratanya 1,51%. Terjadi kenaikan di 60 kota IHK dengan trtingi di Palopo sebesar 13%, dan Bukitinggi 8%," imbuh Suryamin.

Kelima adalah rokok kretek filter dengan andil 0,02%. Perubahan harganya mencapai 0,01%. Terjadi kenaikan di 49 kota IHK yang tertinggi di Pangkl Pinang dan Pontianak sebesar 4%.

"Terakhir, upah tukang bukan mandor dengan andil 0,02%. Kenaikan harganya mencapai 0,86%. Ini karena dipengaruhi naiknya harga bahan-bahan pokok. Sehingga mereka para buruh minta naik. Terjadi kenaikan di 14 kota IHK dan di Dumai yang tertinggi sebesar 37%," pungkasnya.

(Baca: BPS Catat Inflasi Maret 0,17%)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved