Masyarakat Siap-siap Tinggalkan Elpiji 12 Kg

Kamis, 02 April 2015 - 15:48 WIB
Masyarakat Siap-siap...
Masyarakat Siap-siap Tinggalkan Elpiji 12 Kg
A A A
JAKARTA - Kenaikan harga elpiji 12 kg secara diam-diam membuat masyarakat terpukul. Bahkan masyarakat kini ancang-ancang untuk bermigrasi ke elpiji 3 kg.

Rahman yang sehari-hari menggunakan elpiji 12 kg untuk kebutuhan sehari-hari mengaku kecewa dengan langkah Pertamina menaikkan harga elpiji tersebut. Terlebih, perseroan melakukannya secara diam-diam tanpa dikomunikasikan ke publik.

"Untuk menutupi kerugian, Pertamina menaikkan harga tanpa menginfokan sebelumnya," tuturnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Menurutnya, cara BUMN migas tersebut untuk mengambil keuntungan dengan cara seperti itu tidak patut dilakukan. Dia pun memilih untuk beralih menggunakan elpiji 12 kg.

"Berarti gap-nya semakin jauh ya. Mungkin elpiji 3 kg bisa jadi pertimbangan untuk menghemat pengeluaran," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) diam-diam telah menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp666,67 per kg atau sekitar Rp8.000 per tabung. Kenaikan harga tersebut mulai berlaku hari ini.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan, kenaikan harga tersebut dipicu oleh kerugian yang dialami perseroan akibat harga BBM yang tidak mencapai harga keekonomian.

"Premium Jamali dan non-Jamali sesuai keterangan Dirjen Migas dihadapan Komisi VII kemarin masih minus Rp600 per liter. Kalau dikalikan 80 juta liter per hari jadi rugi berapa? Sedangkan untuk solar disebutkan impas, artinya Pertamina tidak mendapatkan apa-apa," ucapnya kepada Sindonews di Jakarta, kemarin.

(Baca: Diam-diam Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 menit yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
24 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
33 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
56 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved