Sukardi Tolak Jabatan Komut BTN Dinilai Keputusan Berani

Sabtu, 04 April 2015 - 14:25 WIB
Sukardi Tolak Jabatan...
Sukardi Tolak Jabatan Komut BTN Dinilai Keputusan Berani
A A A
JAKARTA - Ekonom dari Megawati Institute Iman Sugema menilai wajar penolakan pengamat politik Sukardi Rinakit menjadi komisaris utama (komut) PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan merupakan keputusan berani.

Menurut dia, komisaris adalah sosok yang idealis, sehingga tidak harus mengambil tugas tersebut jika tidak sesuai dengan kompetensinya.

"Itu wajar saja kalau Pak Kardi (Sukardi Rinakit) menolak. Beliau sosok yang menurut saya idealis. Jadi kalau beliau tidak merasa sreg atau sanggup, beliau akan mengatakan itu," ujarnya di Jakarta, Sabtu (4/4/2015).

Dia menjelaskan, jika seseorang tidak merasa nyaman dan tidak merasa punya kompetensi dalam bidang tertentu berhak untuk menolaknya. Bahkan, dia mengapresiasi kejujuran Sukardi yang mengaku tidak menyanggupi tugas yang diberikan BTN.

"Kita harus hargai itu. Karena itu keputusan yang berani menurut saya. Beliau menolak bukan karena tidak sanggup saya rasa, namun karena tidak nyaman berada di tugas yanhg bukan ranahnya, pungkas Iman.

Sekadar informasi, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Sukardi Rinakit, yang dua pekan lalu ditunjuk sebagai komut BTN menyatakan tidak bersedia menjadi komut BTN.

Melalui pesan singkatnya (SMS) yang diterima The Finance, dia menyatakan tidak bersedia karena penunjukan tidak melalui persetujuan dirinya.

The Finance berpendapat, penolakan Sukardi sebagai komut BTN mengisyaratkan bahwa Kementerian BUMN gegabah menempatkan orang yang tidak bersedia.

Hal ini menunjukkan bahwa penunjukan komisaris di lingkungan BUMN masih syarat dengan politik balas budi. Namun di sisi lain, sikap Sukardi patut dihargai dan menjadi pelajaran agar penunjukan komisaris lebih baik, apalagi BTN sebagai perusahaan publik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Punya Jajaran Direksi...
Punya Jajaran Direksi Baru, Bank BTN Optimistis Tembus Target 2021
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
41 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
54 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved