IHSG Berpotensi Positif tapi Rawan Profit Taking
Sabtu, 04 April 2015 - 20:20 WIB
IHSG Berpotensi Positif tapi Rawan Profit Taking
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan berpotensi bergerak positif, namun rawan aksi ambil untung (profit taking).
Kepala Riset NH Korindo Securitie Indonesia reza Priyambada mengatakan, laju IHSG pada akhir pekan ini mencoba bertahan di atas area target support 5.334-5.368 dan sempat mampu melewati di area target resisten 5.418-5.432.
"Laju IHSG kembali diuji di posisinya saat ini antara kemungkinan terjerembab dengan aksi profit taking yang ada hingga ekspektasi akan kenaikan seiring imbas positif laju bursa saham global," kata dia, Sabtu (4/4/2015).
Menurut dia, indikator teknikal bergerak variatif dalam membaca arah tren ke depannya. Dia berharap akan adanya potensi kenaikan lanjutan, namun disarankan untuk tetap cermati setiap rilis data, arah volume perdagangan hingga potensi pembalikan arah.
Dia memprediksi, IHSG pada pekan depan akan berada pada rentang support 5.400-5.438 dan resisten 5.488-5.537. Adapun saham yang layak dicermati, di antaranya SMRA, ASRI, IMPC, BSDE, DILD, ROTI, GGRM, PTBA, BJBR, LPCK, BHIT dan INTP.
Sementara sejumlah data ekonomi yang patut diperhatikan, yakni dari Indonesia adalah data forex reserves dan retail sales; Australia, data AIG services index, retail sales; dan Korea Selatan, berupa interest rate decision.
Sedangkan dari Jepang, yakni data leading composite index, coincident index, bank lending, BoJ interest rate decision; Jerman, ada data markit services PMI, markit composite PMI, factory orders, industrial production, current account, balance of trade.
Sementara Prancis, yakni markit services PMI, markit composite PMI, balance of trade, retail sales; Spanyol, data unemployment change, consumer confidence, market services PMI; Inggris, yakni markit services PMI, markit composite PMI, balance of trade, BoE interest rate decision, BoE quantitative easing.
Dari Italia, ada data investec services PMI, market services PMI, inflation rate; dan zona Eropa, yakni markit services PMI, markit composite PMI, PPI, retail sales.
Data dari Amerika Serikat (AS), yang perlu diperhatikan adalah markit service PMI, market composite PMI, ISM non manufacturing business activity, ISM nonmanufacturing prices, ISM non manufacturing PMI, redbook, economic optimism, MBA mortgage applications, NFIB business optimism, FOMC minutes dan initial jobless claims.
Kepala Riset NH Korindo Securitie Indonesia reza Priyambada mengatakan, laju IHSG pada akhir pekan ini mencoba bertahan di atas area target support 5.334-5.368 dan sempat mampu melewati di area target resisten 5.418-5.432.
"Laju IHSG kembali diuji di posisinya saat ini antara kemungkinan terjerembab dengan aksi profit taking yang ada hingga ekspektasi akan kenaikan seiring imbas positif laju bursa saham global," kata dia, Sabtu (4/4/2015).
Menurut dia, indikator teknikal bergerak variatif dalam membaca arah tren ke depannya. Dia berharap akan adanya potensi kenaikan lanjutan, namun disarankan untuk tetap cermati setiap rilis data, arah volume perdagangan hingga potensi pembalikan arah.
Dia memprediksi, IHSG pada pekan depan akan berada pada rentang support 5.400-5.438 dan resisten 5.488-5.537. Adapun saham yang layak dicermati, di antaranya SMRA, ASRI, IMPC, BSDE, DILD, ROTI, GGRM, PTBA, BJBR, LPCK, BHIT dan INTP.
Sementara sejumlah data ekonomi yang patut diperhatikan, yakni dari Indonesia adalah data forex reserves dan retail sales; Australia, data AIG services index, retail sales; dan Korea Selatan, berupa interest rate decision.
Sedangkan dari Jepang, yakni data leading composite index, coincident index, bank lending, BoJ interest rate decision; Jerman, ada data markit services PMI, markit composite PMI, factory orders, industrial production, current account, balance of trade.
Sementara Prancis, yakni markit services PMI, markit composite PMI, balance of trade, retail sales; Spanyol, data unemployment change, consumer confidence, market services PMI; Inggris, yakni markit services PMI, markit composite PMI, balance of trade, BoE interest rate decision, BoE quantitative easing.
Dari Italia, ada data investec services PMI, market services PMI, inflation rate; dan zona Eropa, yakni markit services PMI, markit composite PMI, PPI, retail sales.
Data dari Amerika Serikat (AS), yang perlu diperhatikan adalah markit service PMI, market composite PMI, ISM non manufacturing business activity, ISM nonmanufacturing prices, ISM non manufacturing PMI, redbook, economic optimism, MBA mortgage applications, NFIB business optimism, FOMC minutes dan initial jobless claims.
(rna)
Lihat Juga :