Rupiah Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan
Selasa, 07 April 2015 - 09:32 WIB
Rupiah Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini masih berpeluang melanjutkan penguatan karena cenderung melemahnya dolar Amerika Serikat (USD).
"Dengan variatif cenderung melemahnya laju USD memberikan kesempatan pada mata uang lainnya untuk menguat. Diharapkan sentimen positif ini dapat berlanjut untuk penguatan rupiah," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Selasa (7/4/2015).
Kendati demikan, dia mengingatkan, untuk tetap mencermati dan mengantisipasi potensi pembalikan arah. Reza memperkirakan, rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) akan berada pada kisaran Rp12.960-Rp12.934/USD.
Sementara kemarin, rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.942/USD, menguat 58 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.000/USD.
Kemarin, rupiah mampu melanjutkan kenaikan karena rilis data government payrolls, manufactruing payrolls hingga nonfarm payrolls AS yang menunjukkan penurunan dan tetapnya unemployment rate tidak memberikan sentimen positif pada USD, sehingga dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk melepas USD.
"Dengan variatif cenderung melemahnya laju USD memberikan kesempatan pada mata uang lainnya untuk menguat. Diharapkan sentimen positif ini dapat berlanjut untuk penguatan rupiah," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Selasa (7/4/2015).
Kendati demikan, dia mengingatkan, untuk tetap mencermati dan mengantisipasi potensi pembalikan arah. Reza memperkirakan, rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) akan berada pada kisaran Rp12.960-Rp12.934/USD.
Sementara kemarin, rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.942/USD, menguat 58 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.000/USD.
Kemarin, rupiah mampu melanjutkan kenaikan karena rilis data government payrolls, manufactruing payrolls hingga nonfarm payrolls AS yang menunjukkan penurunan dan tetapnya unemployment rate tidak memberikan sentimen positif pada USD, sehingga dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk melepas USD.
(rna)