Laju IHSG Diperkirakan Dibayangi Profit Taking
Rabu, 08 April 2015 - 08:08 WIB
Laju IHSG Diperkirakan Dibayangi Profit Taking
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dibayangi aksi ambil untung (profit taking) pascacetak rekor tertinggi.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatkan, IHSG secara teknikal bergerak gap up break out resistance hingga mendekati upper bollinger bands, indikator stochastic terkonsolidasi pada area overbought diiringi dengan pergerakan momentum positif yang sudah mulai terbatas dari indikator RSI.
"IHSG perdagangan hari ini akan bergerak pada kisaran 5.485-5.545," kata dia, Rabu (7/4/2015).
Sementara IHSG kemarin kembali menguat mengiringi penguatan bursa Asia. IHSG menyentuh level tertinggi, dengan naik 43,26 poin sebesar 0,79% di level 5.523.29.
Penguatan itu seiring dengan bursa Asia menguat ke level tertinggi sejak Maret 2008 karena saham perusahan besar melompat pada spekulasi pemerintah akan mengambil langkah-langkah lebih untuk meningkatkan perekonomian terbesar kedua di dunia.
Bank Sentral China yang akan memperpanjang pemangkasan biaya pinjaman dan peningkatan penggunaan leverage untuk membeli saham.
Sentimen selanjutnya yang akan menjadi fokus utama investor, di antaranya hasil pertemuan Bank of Japan yang membahas tentang kebijakan monenter, penjualan retail di Eropa dan Pertemuan FOMC.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatkan, IHSG secara teknikal bergerak gap up break out resistance hingga mendekati upper bollinger bands, indikator stochastic terkonsolidasi pada area overbought diiringi dengan pergerakan momentum positif yang sudah mulai terbatas dari indikator RSI.
"IHSG perdagangan hari ini akan bergerak pada kisaran 5.485-5.545," kata dia, Rabu (7/4/2015).
Sementara IHSG kemarin kembali menguat mengiringi penguatan bursa Asia. IHSG menyentuh level tertinggi, dengan naik 43,26 poin sebesar 0,79% di level 5.523.29.
Penguatan itu seiring dengan bursa Asia menguat ke level tertinggi sejak Maret 2008 karena saham perusahan besar melompat pada spekulasi pemerintah akan mengambil langkah-langkah lebih untuk meningkatkan perekonomian terbesar kedua di dunia.
Bank Sentral China yang akan memperpanjang pemangkasan biaya pinjaman dan peningkatan penggunaan leverage untuk membeli saham.
Sentimen selanjutnya yang akan menjadi fokus utama investor, di antaranya hasil pertemuan Bank of Japan yang membahas tentang kebijakan monenter, penjualan retail di Eropa dan Pertemuan FOMC.
(rna)
Lihat Juga :