IHSG Sesi I Ditutup Berkurang 25 Poin
Rabu, 08 April 2015 - 12:15 WIB
IHSG Sesi I Ditutup Berkurang 25 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sisi I hari ketiga pekan ini melemah ke bawah level 5.500. IHSG berkurang 25,44 poin atau 0,46% ke level 5.497,85.
IHSG dibuka balik arah melemah pasca cetak rekor dan tertekan koreksi Wall Street semalam. IHSG turun 8,08 poin atau 0,15% ke level 5.515,21.
Sementara IHSG kemarin berakhir pada rekor baru sepanjang masa didukung melonjaknya saham properti. IHSG melonjak 43,26 poin atau 0,79% ke level 5.523,29.
Penguatan itu seiring dengan positifnya bursa Asia. Sedangkan siang ini, bursa Asia mayoritas masih menguat.
Indeks Shanghai menguat 4,61 poin atau 0,12% ke 3.965,99; Indeks Straits Times berkurang 5,87 poin atau 0,17% ke 3.459,75; indeks Hang Seng melonjak 602,06 poin atau 2,38% ke 25.877,70; dan indeks Nikkei 225 naik 142,72 poin atau 0,73% ke 19.783,26.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,25 triliun dengan 3,33 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp83,57 miliar. Tercatat 128 saham naik, 148 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang anjlok 1,46%, diikuti keuangan susut 0,80%. Sedangkan yang mengaut sektir perkebunan, naik 0,61% dan properti positif 0,03%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp875 menjadi Rp52.875, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp100 menjadi Rp19.500 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp50 menjadi Rp7.400.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp8.000, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp50 menjadi Rp7.225 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) susut Rp85 menjadi Rp4.780.
(Baca: IHSG Dibuka Balik Arah Melemah Pasca Cetak Rekor)
IHSG dibuka balik arah melemah pasca cetak rekor dan tertekan koreksi Wall Street semalam. IHSG turun 8,08 poin atau 0,15% ke level 5.515,21.
Sementara IHSG kemarin berakhir pada rekor baru sepanjang masa didukung melonjaknya saham properti. IHSG melonjak 43,26 poin atau 0,79% ke level 5.523,29.
Penguatan itu seiring dengan positifnya bursa Asia. Sedangkan siang ini, bursa Asia mayoritas masih menguat.
Indeks Shanghai menguat 4,61 poin atau 0,12% ke 3.965,99; Indeks Straits Times berkurang 5,87 poin atau 0,17% ke 3.459,75; indeks Hang Seng melonjak 602,06 poin atau 2,38% ke 25.877,70; dan indeks Nikkei 225 naik 142,72 poin atau 0,73% ke 19.783,26.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,25 triliun dengan 3,33 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp83,57 miliar. Tercatat 128 saham naik, 148 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang anjlok 1,46%, diikuti keuangan susut 0,80%. Sedangkan yang mengaut sektir perkebunan, naik 0,61% dan properti positif 0,03%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp875 menjadi Rp52.875, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp100 menjadi Rp19.500 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp50 menjadi Rp7.400.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp8.000, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp50 menjadi Rp7.225 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) susut Rp85 menjadi Rp4.780.
(Baca: IHSG Dibuka Balik Arah Melemah Pasca Cetak Rekor)
(rna)
Lihat Juga :