Inflasi China Maret Stabil 1,4%

Jum'at, 10 April 2015 - 10:50 WIB
Inflasi China Maret...
Inflasi China Maret Stabil 1,4%
A A A
SHANGHAI - Inflasi China pada Maret stabil atau sama dengan Februari sebesar 1,4%. Sementara harga produsen turun sedikit kurang ari yang diproyeksikan.

Seperti dikuti dari Reuters, Jumat (10/4/2015), angka tersebut lebih besar dari perkiraan analis yang disurvei Reuters berada dikisaran 1,3%, dibanding 1,4% pada Februari.

Sementara, Biro Statistik Nasional (NBS) menuturkan, bahwa indeks harga produsen (PPI) turun 4,6%, memperpanjang siklus deflasi perusahaan yang dimulai pada Maret 2012 hingga tiga tahun.

Jajak pendapat itu diharapkan harga produsen turun 4,8% dari tahun sebelumnya, identik dengan bulan sebelumnya. Data ini mengikuti pemulihan kejutan dalam aktivitas manufaktur pada Maret, dengan indeks manajer pembelian (PMI) yang dirilis NBS pada 1 April, naik tipis menjadi 50,1 dari Februari sebesar 49,9.

Para ekonom dan pembuat kebijakan khawatir bahwa risiko deflasi meningkat, seperti adanya hambatan dari penurunan pasar properti dan meluas kelebihan kapasitas pabrik diperparah pelemahan global yang tidak menentu dan harga komoditas.

Analis mengutip adanya permasalahan ekonomi yang serius, termasuk lemahnya permintaan dan penurunan harga minyak yang telah mengimbangi kenaikan utilitas dan harga pelayanan publik.

"Kebijakan China telah mereda pengaturan moneter dan pembatasan perumahan dalam beberapa bulan terakhir, meskipun lebih perlu dilakukan untuk mengangkat ekonomi domestik," kata Matthew Circosta di Moody Analytics.

"Perlambatan inflasi menambah tekanan ke atas pada suku bunga riil, yang berpengaruh pada konsumsi dan investasi," ujarnya.

Bank Rakyat China (PBOC) telah membuat beberapa pemotongan suku bunga kredit untuk memesan rasio persyaratan di bank. Hal ini juga meluncurkan program penjaminan simpanan lama yang ditunggu-tunggu pada April, namun ekonom mengatakan bahwa mereka sedikit terkena dampak pada biaya pinjaman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
46 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved