Flipkart Gandeng Dabbawala

Selasa, 14 April 2015 - 10:50 WIB
Flipkart Gandeng Dabbawala
Flipkart Gandeng Dabbawala
A A A
MUMBAI - Retailer online terbesar di India, Flipkart, bekerja sama dengan para Dabbawala untuk membantu pengiriman paket ke konsumen. Dabbawala adalah pengirim boks makan siang yang terkenal di Mumbai.

Mereka biasa mengumpulkan boks makan siang dari rumah para konsumen dan membawanya ke kantor-kantor dan sekolah-sekolah di penjuru kota tersebut. Flipkart berharap, kerja sama dengan Dabbawala akan membuat pengiriman paket lebih efisien. Retailer online saat ini semakin marak di India dan diperkirakan bernilai USD16 miliar pada 2018.

Dabbawala sudah sangat umum terlihat di kota Mumbai. Mereka biasa di jalanan menggunakan sepeda bermuatan penuh untuk mengirimkan sekitar 200.000 boks makan siang setiap hari. Selama beberapa dekade, mereka telah menggunakan sistem kode yang rumit, menggunakan warna, nomor, kertas, dan simbol. Para peneliti di Universitas Harvard telah memuji sistem kode tersebut dan mengakuinya memiliki level akurasi Six Sigma yang berarti, mereka hanya melakukan satu kesalahan dalam 6 juta pengiriman paket.

“Dabbawala di Mumbai merupakan salah satu merek paling tepercaya dan dapat diandalkan di kota tersebut. Sistem pengiriman mereka yang unik telah teruji oleh waktu, meskipun berada dalam kondisi ekstrem,” ujarNeeraj Aggarwal, direktursenior Flipkart Neeraj Aggarwal, dikutip BBC.

Dabbawala akan mengirimkan paket dari pusat Flipkart sambil mengumpulkan boks makan siang dari rumah para konsumen mereka. Meski sekarang mereka menggunakan system pelacakan berbasis kertas, ada rencana untuk menggunakan aplikasi dan teknologi baru.

Seperti retailer online lainnya, Flipkart mengizinkan para konsumennya membayar tunai saat barang telah sampai ke konsumen. Meski demikian, pada tahap awal Dabbawala hanya akan mengirimkan paket yang telah dibayar sebelum dikirim ke konsumen. Kesepakatan ini merupakan bagian upaya perusahaan ecommerce menerapkan cara-cara baru untuk pengiriman paketnya.

Baru-baru ini Flipkart mencoba menggunakan jasa pengiriman sukarelawan untuk paketpaket bernilai rendah di Bangalore. Para relawaninimembantu mengirimkan barang dari para penjual lokal dan pembeli. Sejak diluncurkan pada 2007, Flipkart saat ini memiliki 30 juta pengguna terdaftar dan menarik miliaran dolar investasi saat berupaya mendominasi sektor tersebut.

Perusahaan retailer asal Amerika Serikat (AS), Amazon, telah menginvestasikan USD2 miliar dalam operasionalnya di India. Adapun, perusahaan lokal Snapdeal muncul sebagai pesaing baru di industri yang tumbuh pesat tersebut. Ketiganya beroperasi sebagai tempat pemasaran, bukan sebagai penjual langsung, karena undang-undang di India tidak mengizinkan investasi asing langsung dalam website e-commerce yang menjual langsung produknya ke konsumen.

Syarifudin
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
32 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved