IHSG Berpeluang Tinggalkan Keterpurukan
Kamis, 16 April 2015 - 08:26 WIB
IHSG Berpeluang Tinggalkan Keterpurukan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpeluang bergerak positif meninggalkan keterpurukannya.
"Meski tren pelemahan masih terjadi, namun mulai adanya aksi beli diharapkan dapat berlanjut untuk membuat IHSG dapat bergerak positif meninggalkan keterpurukannya. Meski demikian, tetap harus cermati dan antisipasi bila terdapat potensi pelemahan lanjutan," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Kamis (16/4/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.390-5.408 dan resisten 5.426-5.446. Laju IHSG kemarin gagal mendekati area target resisten 5.440-5.456 dan sempat berada di area target support 5.390-5.400 meski mampu berakhir di atas area tersebut.
Kemarin, laju IHSG gagal mendekati area target resisten 5.440-5.456 dan sempat berada di area target support 5.390-5.400 meski mampu berakhir di atas area tersebut.
Laju IHSG hingga kemarin belum juga menunjukkan adanya perbaikan dan masih berada di zona merah. Aksi jual pelaku pasar pun masih terjadi, baik terkait fundamental, teknikal, maupun sentiment-sentimen yang beredar di pasar turut mempengaruhi adanya aksi jual dari para investor.
Lagi-lagi saham-saham big caps pun menjadi sasaran jual. Sebut saja, GGRM, UNVR, PGAS, BBCA, dan beberapa lainnya masih mengalami pelemahan yang cukup lumayan signifikan.
"Selain tekanan jual dan beberapa berita negatif dari emiten, masih cenderung melemahnya nilai rupiah dan imbas pelemahan laju bursa saham Asia masih menambah derita IHSG untuk tetap di zona merah," ujarnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp22.450-Rp23.150. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp22.850.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.980-Rp5.150. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.000.
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.855-Rp4.005. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.960.
PT Intiland Development Tbk (DILD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp590-Rp675. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp610.
PT Link Net Tbk (LINK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.825-Rp6.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.950.
PT Acset Tbk (ACST) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.985-Rp5.275. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.050.
"Meski tren pelemahan masih terjadi, namun mulai adanya aksi beli diharapkan dapat berlanjut untuk membuat IHSG dapat bergerak positif meninggalkan keterpurukannya. Meski demikian, tetap harus cermati dan antisipasi bila terdapat potensi pelemahan lanjutan," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Kamis (16/4/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.390-5.408 dan resisten 5.426-5.446. Laju IHSG kemarin gagal mendekati area target resisten 5.440-5.456 dan sempat berada di area target support 5.390-5.400 meski mampu berakhir di atas area tersebut.
Kemarin, laju IHSG gagal mendekati area target resisten 5.440-5.456 dan sempat berada di area target support 5.390-5.400 meski mampu berakhir di atas area tersebut.
Laju IHSG hingga kemarin belum juga menunjukkan adanya perbaikan dan masih berada di zona merah. Aksi jual pelaku pasar pun masih terjadi, baik terkait fundamental, teknikal, maupun sentiment-sentimen yang beredar di pasar turut mempengaruhi adanya aksi jual dari para investor.
Lagi-lagi saham-saham big caps pun menjadi sasaran jual. Sebut saja, GGRM, UNVR, PGAS, BBCA, dan beberapa lainnya masih mengalami pelemahan yang cukup lumayan signifikan.
"Selain tekanan jual dan beberapa berita negatif dari emiten, masih cenderung melemahnya nilai rupiah dan imbas pelemahan laju bursa saham Asia masih menambah derita IHSG untuk tetap di zona merah," ujarnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp22.450-Rp23.150. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp22.850.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.980-Rp5.150. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.000.
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.855-Rp4.005. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.960.
PT Intiland Development Tbk (DILD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp590-Rp675. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp610.
PT Link Net Tbk (LINK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.825-Rp6.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.950.
PT Acset Tbk (ACST) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp4.985-Rp5.275. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.050.
(rna)
Lihat Juga :