OJK Sarankan Masyarakat Laporkan MMM ke Kepolisian

Kamis, 16 April 2015 - 14:39 WIB
OJK Sarankan Masyarakat...
OJK Sarankan Masyarakat Laporkan MMM ke Kepolisian
A A A
JAKARTA - Kepala Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rusli Nasution menyarankan kepada masyarakat yang merasa dirugikan oleh bisnis Mavrodi Mondial Moneybox (MMM) untuk melaporkannya ke kepolisian.

Menurutnya, sampai saat ini memang belum ada masyarakat yang merasa menjadi korban kasus investasi bodong ini, namun yang resa dan mengadu ke OJK.

"Ada yang menginformasikan uangnya kembali tapi enggak mau melapor, ini bukan delik aduan tapi kalau enggak ada korbannya mau diapain. Tapi tetap harus ada orangnya yang dirugikan. Pada saat diperkarakan kan siapa yang dirugikan itu pasti ditanya," ujarnya di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Rusli mengatakan, kerugian yang dialami masyarakat tersebut dibawa ke kepolisian, bukan berarti OJK lepas tangan. Namun, OJK bakal melihat dulu kerugian dan tindak pidananya masuk kategori yang mana.

"Karena itu erat kaitannya dengan tindak pidana umum, nanti kita serahkan ke polisi. Ke kita boleh, ke mereka boleh. Tapi kita akan pelajari dulu kasusnya masuk kemana. Kita lihat itu masuknya ke tindak pidana umum atau tindak pidana jasa keuangan. Kalau tidak berkitan dengan tindak pidana umum, kita serahkan saja juga ke polisi. Boleh lapor ke kita juga," pungkas dia.

Saat ini, OJK sudah menerima 235 pertanyaan keresahan masyarakat soal investasi bodong tersebut. (Baca: OJK Berharap Situs MMM Diblokir Hari Ini).

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti mengatakan, pihaknya meminimalisir adanya pertanyaan atau pelaporan lebih banyak yang dilakukan masyarakat atas tindak tanduk MMM.

"Kita tidak mau ada pertanyaan lagi. Sebisa mungkin kita minimalisir itu. Makannya selain perbankan, kita juga koordinasi lintas sektor untuk melindungi masyarakat kita," pungkasnya.

(Baca: OJK Rangkul Bareskrim Berantas Investasi MMM).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
16 menit yang lalu
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
23 menit yang lalu
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
33 menit yang lalu
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
59 menit yang lalu
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
1 jam yang lalu
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
1 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved