Pendapatan Mengecewakan, Saham Facebook Anjlok

Kamis, 23 April 2015 - 11:30 WIB
Pendapatan Mengecewakan,...
Pendapatan Mengecewakan, Saham Facebook Anjlok
A A A
NEW YORK - Pertumbuhan pendapatan Facebook Inc pada kuartal I yang tertekan menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) menyebabkan emiten sosial media tersebut mengecewakan karena di bawah estimasi analis untuk kali pertama sejak 2012.

Facebook menyatakan, pendapatan naik 42% menjadi USD3,54 miliar atau setara Rp46 triliun (kurs Rp13.000/USD), namun jika tanpa imbas menguatnya USD bisa meningkat 49%.

Pendapatan iklan naik 46% menjadi USD3,32 miliar dari tahun sebelumnya. Pendapatan iklan memberi kontribusi mencapai 94% terhadap pendapatan tahunan perusahaan.

"Jika kami mengembangkan bisnis kami dan mengembangkan bisnis iklan maupun pengguna serta keterlibatan kami, itu hal yang paling penting yang dapat kita lakukan," kata Direktur Operasional Facebook Sheryl Sandberg seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (23/4/2015).

Facebook menyatakan bahwa pendorong utama pendapatan datang dari 1,44 miliar pengguna aktif bulanan, meningkat dibandingkan kuartal IV tahun lalu sebanyak 1,39 miliar dan di atas perkiraan analis sebanyak 1,43 miliar.

Adapun, sekitar 73% pendapatan iklan berasal dari ponsel, meningkat sekitar 59% dibanding tahun sebelumnya. Sandberg mengatakan, banyak orang yang mengunjungi Facebook setiap hari, dengan pengguna aktif harian rata-rata sebanyak 936 juta pada bulan Maret, meningkat 17% dari tahun sebelumnya.

Pengguna aktif bulanan naik 21% menjadi 471 juta di Asia dari tahun sebelumnya, sedangkan di Eropa naik 6,2% menjadi 307 juta dan 15% di seluruh dunia menjadi 453 juta.

Namun, efek dari menguatnya USD mengurangi pendapatan rata-rata per pengguna sekitar 11% di seluruh dunia sejak kuartal IV.

Hal itu menyebabkan laba bersih Facebook merosot ke USD509 juta atau 18 sen/saham dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD639 juta atau 25 sen/saham.

Kinerja pendapatan Facebook kuartal I tahun ini gagal memenuhi perkiraan analis untuk kali pertama sejak April 2012. Ini mengakibatkan anjloknya harga saham perusahaan sebesar 4,3% menjadi USD84,63. Sementara saham Facebook sepanjang tahun ini telah meningkat 8,5%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved