IHSG Simpan Potensi Koreksi, Cermati Saham Ini

Rabu, 29 April 2015 - 08:21 WIB
IHSG Simpan Potensi...
IHSG Simpan Potensi Koreksi, Cermati Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih menyimpan potensi koreksi.

"Meski aksi beli mulai terlihat, namun posisinya belum cukup kuat, sehingga IHSG pun masih menyimpan potensi pelemahan," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Rabu (29/4/2015).

Apalagi ternyata IHSG masih menyimpan utang gap di 5.069-5.076 dan 5.113-5.125 dan imbas dari pelemahan rupiah jelang pertemuan The Fed. Meski diharapkan IHSG untuk rebound, namun dia mengingatkan untuk tetap cermati rilis sentimen-sentimen.

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.150-5.172 dan resisten 5.252-5.264. Laju IHSG kemarin gagal mendekati area target resisten 5.251-5.284 dan juga sempat jauh di bawah area target support 5.217-5.220.

Laju IHSG kemarin belum beranjak dari zona merah seiring masih berlanjutnya aksi jual yang menekan pergerakan IHSG. Berbalik melemahnya laju bursa saham AS berimbas negatif pada laju bursa saham Asia, termasuk IHSG yang tidak mampu melepaskan diri dari tekanan jual.

Di sisi lain, meski laju rupiah masih di zona merah, negatifnya laju bursa saham Asia, dan posisi asing yang masih jualan, namun dapat diimbanginya dengan mulai adanya aksi beli, sehingga membuat IHSG mampu berbalik naik di akhir sesi meski belum sampai ke teritori positif.

Investor asing kembali catatkan nett sell dari net sell Rp2,24 trilun menjadi net sell Rp1,82 trilun. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:

PT Unilever Tbk (UNVR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp41.200-Rp45.000. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp44.400.

PT BPD Jawa Barat Tbk (BJBR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp850-Rp925. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp865.

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.530-Rp1.700. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1630.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.075-Rp1.190. Rekomendasi lakukan akumulasi pembelian selama bertahan di atas Rp1.100.

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp19.500-Rp20.500. Rekomendasi lakukan akumulasi pembelian selama bertahan di atas Rp20.250.

PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp550-Rp610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp575.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
49 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved