JK: Australia Rugi jika Perdagangan dengan RI Distop

Rabu, 29 April 2015 - 13:33 WIB
JK: Australia Rugi jika...
JK: Australia Rugi jika Perdagangan dengan RI Distop
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meyakini, penarikan Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia tidak akan mengganggu hubungan perdagangan antar kedua negara tersebut.

Dia mengatakan, selama ini hubungan dagang kedua negara lebih banyak menguntungkan Australia. Pasalnya, Indonesia justru lebih banyak mengimpor barang dari Australia.

"Perdagangan kita dengan Australia lebih banyak kita mengimpor dari Australia. Jadi, kalau menghentikan perdagangan dia yang rugi," tuturnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Seperti diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Australia Tony Abbot telah mengumumkan akan menarik Dubesnya dari Jakarta setelah duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dieksekusi semalam. Menlu Australia, Julie Bishop menambahkan Dubes Paul Gibson akan pulang ke Australia pada akhir pekan ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI dan Australia Jalin...
RI dan Australia Jalin Kerjasama Pengembangan Energi Hijau
Di Pertemuan ASEAN-Australia,...
Di Pertemuan ASEAN-Australia, RI Dorong Kerjasama Pengembangan Obat dan Vaksin Covid-19
Denpasar-Darwin Pererat...
Denpasar-Darwin Pererat Kerja Sama Sister City di Pariwisata dan SDM
Kerjasama AS-Australia...
Kerjasama AS-Australia Ciptakan Senjata Hipersonik
Kembali Mesra, Australia-Prancis...
Kembali Mesra, Australia-Prancis Perkuat Kerjasama Pertahanan
Australia Tertarik Kerjasama...
Australia Tertarik Kerjasama Pengembangan Vaksin dengan Indonesia
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
9 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
9 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
9 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
10 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
10 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved