IHSG Berpotensi Rebound Setelah Jatuh

Minggu, 03 Mei 2015 - 09:00 WIB
IHSG Berpotensi Rebound...
IHSG Berpotensi Rebound Setelah Jatuh
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan berpotensi balik arah menguat (rebound) setelah sempat jatuh ke level terendah sepanjang tahun ini.

Kepala Riset NH Korindo Securitie Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG pada akhir pekan ini terlempar jauh di bawah area target support 5.378-5.395 dan gagal mendekati area target resisten 5.455-5.478. (Baca: IHSG Tutup Pekan Perpanjang Koreksi)

Dia menjelaskan, maraknya aksi jual jauhkan IHSG dari zona hijaunya. Meski banyak pelaku pasar yang khawatir sekaligus kecewa dengan laju IHSG, namun posisi IHSG kali ini menawarkan posisi yang menarik untuk masuk dengan memanfaatkan pelemahan yang ada.

"Meski secara tren masih dalam pelemahannya, namun dengan asumsi dan harapan aksi jual akan mereda maka kami berharap agar IHSG dapat mengalami rebound meski tipis," kata dia, Minggu (3/5/2015).

Dia berharap, adanya rils data-data global yang dapat positif, setidaknya dapat membuat pelemahan menjadi tertahan. Dia memprediksi, IHSG pekan depan akan berada pada rentang support 4.989-4.995 dan resisten 5.178-5.200.

Adapun sejumlah saham yang layak dicermati, yakni SMDR, SILO, INCO, TAXI, PNLF, SDRA, ERAA, BBRI, SCMA, BBCA dan MEDC.

Sementara data-data ekonomi, yang patut diperhatikan dari dalam negeri, yakni Foreign Direct Investment; Korea Selatan, berupa business confidence, industrial production, manufacturing production, retail sales.

Data Jepang, yakni retail sales, industrial production, BoJ interest rate, construction orders, housing starts; Jerman, yaitu import price index, inflation rate, retail sales, unemployment change; dan Prancis, data unemployment benefit claims, consumer confidence.

Sedangkan Spanyol, berupa retail sales, GDP growth rate, inflation rate, business confidence; Inggris, ada data CBI business optimism index, GDP growth rate, housing price, Gfk consumer confidence; Italia, data business confidence, unemployment rate.

Dari zona Eropa, data loan growth, business confidence, consumer confidence, economic sentiment, industrial sentiment, inflation rate, unemployment rate.

Data dari Amerika Serikat, markit composite PMI, markit services PMI, Dallaas Fed manufacturing index, redbook, home price index, CB consumer confidence, Richmond Fed manufacturing index, MBA mortgage applications, GDP growth rate, pending home sales, Fed interest rate decisions, personal income, personal spending dan initial jobless claims.

(Baca: April, IHSG Cetak Posisi Tertinggi Sekaligus Terendah)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
33 menit yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
1 jam yang lalu
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
2 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
2 jam yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
2 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved