HSBC: Manufaktur China Lanjutkan Kontraksi

Senin, 04 Mei 2015 - 10:00 WIB
HSBC: Manufaktur China...
HSBC: Manufaktur China Lanjutkan Kontraksi
A A A
SHANGHAI - Indeks manufaktur China pada April melanjutkan kontraksi, membuntuti proyeksi para ekonom seiring dengan menurunnya pesanan barang baru.

Data akhir HSBC Holdings Plc dan Markit Economics menyebutkan, indeks pembelian manajer (PMI) April berada di 48,9, di bawah perkiraan dalam survei Bloomberg sebesar 49,4. Angka tersebut juga di bawah data awal sebesar 49,2. Angka PMI di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

Penurunan yang kontras dengan data resmi PMI manufaktur pada April yang menunjukkan stabilisasi. Ekonomi China yang melambat, memacu para pembuat kebijakan untuk melonggarkan kebijakan moneter dan berkomitmen melakukan langkah-langkah perbaikan.

"Ekonomi masih menghadapi tekanan kuat dan risiko deflasi tidak berkurang, pemerintah perlu terus melakukan langkah-langkah pelonggaran moneter dalam beberapa bulan mendatang," kata Kepala Ekonom di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Liu Li-Gang dalam sebuah catatannya seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (4/5/2015).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
49 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
58 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved