Ini Jawaban Sofyan Soal Ekonomi Melambat

Selasa, 05 Mei 2015 - 17:29 WIB
Ini Jawaban Sofyan Soal...
Ini Jawaban Sofyan Soal Ekonomi Melambat
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil nampak tergesa memasuki lobby kantornya. Namun ketika hendak menuju ruang kerjanya, awak media langsung menyerbu dan menanyakan soal pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I yang hanya tumbuh 4,7%.

Dia mengatakan, masih ada tiga kuartal lagi. Jadi tidak perlu khawatir dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di bawah 5%, yang baru saja dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). (Baca: BPS Umumkan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 4,7%).

"BPS merilis pertumbuhan ekonomi kuartal I 4,71%. Tetapi ini baru kuartal I, yang target itu setahun. Berarti masih ada tiga kuartal lagi yang harus kita perbaiki," ujar di kantornya, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Sofyan menambahkan, komponen yang menyebabkan kontraksi ekonomi, yang paling utama adalah di sektor tambang. Itu paling besar, karena jatuhnya pada harga komoditi.

"Kedua, ekspor melemah tapi impor juga melemah. Melemahnya ekspor, karena tujuan ekspor China dan Eropa kondisi ekonominya melambat juga. China hanya tumbuh 7%, biasanya mereka double digit. Jadi jatuhnya harga komoditas dan lemahnya negara tradisonal ekspor melemahkan pertumbuhan di ekspor," imbuh pria asal Aceh ini.

Selain itu, Mantan Menteri BUMN ini menjelaskan, investasi pemerintah juga melambat. Hal itu karena terlambatnya realisasi APBN lantaran pemerintah baru memulai dengan APBN-P yang baru disahkan Febuari 2015 lalu.

Selain itu, ada perubahan nomenklatur, dan birkorasi tidak bisa diteken kecuali diganti. "Itu di tempat saya ada lima deputi saya lantik ulang dan mereka orang yang sama. Tapi pelantikan itu harus ada Keppres-nya. Maka akibat nomenklatur dan APBN-P, investasi pemerintah melambat. Maka investasi pemerintah dianggap sebagai perlambatan ekonomi. Ini yang mau kita kejar semua," pungkas Sofyan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
12 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
22 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
45 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
52 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved