Jokowi Tahu Ekonomi RI Melambat Sejak Dilantik

Selasa, 05 Mei 2015 - 20:14 WIB
Jokowi Tahu Ekonomi...
Jokowi Tahu Ekonomi RI Melambat Sejak Dilantik
A A A
JAKARTA - Deputi Staf Kepresidenan bidang Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa ‎mengungkapkan, sejak dilantik menjadi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) sudah mengetahui bahwa perekonomian Indonesia berjalan lambat.

"Presiden Jokowi sebenarnya sudah tahu ekonomi melambat dari awal tahun. Dari pas dilantik juga sudah tahu," ucapnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat kemarin disebabkan karena program-program yang ada tidak sesuai prosedur APBN, dan belum semua anggaran dapat dicairkan.

"‎Maka April sampai Mei sering ke daerah yang dikejar adalah proyek infrastruktur, groundbreaking, dan lain-lain," imbuh dia. (Baca: Istana Sebut Jokowi Diwarisi Pertumbuhan Ekonomi Lambat).

Melihat adanya perlambatan dalam pertumbuhan ekonomi, sambung Purbaya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut segera memerintahkan para pembantunya ‎untuk menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

"‎Infrastruktur salah satu alat untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Menteri PU sudah siap gelontorkan ‎Rp92 triliun sampai Rp93 triliun pada April-Mei ini. Masuk 20% dari situ. Tapi dampaknya akan semakin kelihatan," ungkap dia.

Menurutnya, kendati pembangunan infrastruktur baru memberikan dampak jangka panjang, namun dalam prosesnya tetap membangkitkan industri konstruksi dan membangkitkan daya beli masyarakat.

"‎Tapi saat bangun, tetap saja beli semen, ada yang kerja di situ, makan di warung. jadi pasti ada dampak positif dari pembangunan. Yang penting pemerintah harus tunjukkan program betul-betul dijalankan," pungkas Purbaya.

(Baca: BPS Umumkan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 4,7%)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved