IHSG Berdarah, Kinerja Reksa Dana Nelangsa

Rabu, 06 Mei 2015 - 15:24 WIB
IHSG Berdarah, Kinerja...
IHSG Berdarah, Kinerja Reksa Dana Nelangsa
A A A
JAKARTA - Berdarah-darahnya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir April 2015 membuat kinerja reksa dana saham ikut nelangsa.

Analis PT Infovesta Utama Vilia Wati mengatakan, kinerja rata-rata reksa dana saham mengalami koreksi terdalam akibat terseret anjloknya IHSG.

"Pelemahan pada reksa dana saham diakibatkan terkoreksinya IHSG yang relatif tajam, khususnya pada akhir April," kata dia kepada Sindonews, Rabu (6/5/2015).

Berdasarkan data PT Infovesta Utama, kinerja IHSG hingga akhir April minus 2,69%. Sementara kinerja reksa dana saham merosot 5,28%, terburuk dibanding jenis reksa dana lainnya pada periode tersebut.

Adapun kinerja reksa dana campuran berada di bawahnya, namun lebih buruk dibanding IHSG. Kinerja reksa dana campuran minus 2,54%. Sedangkan reksa dana pendapatan tetap mencatat kinerja positif, dengan imbal hasil (return) rata-rata sebesar 2,46%.

Sementara sepanjang April saja, kinerja IHSG minus 7,83%, reksa dana saham minus 7,56% dan reksa dana campuran minus 4,66%. Bahkan, reksa dana pendapatan tetap juga negatif 0,63%.

Menurut Vilia, salah satu sentimen yang memberikan tekanan pada bursa saham, yang berimbas pada pasar reksa dana di periode tersebut adalah hasil publikasi data laporan keuangan emiten yang di bawah ekspektasi pasar.

"Selain itu, aliran dana asing yang keluar dari pasar saham domestik di bulan April lalu juga menjadi salah satu sentimen yang memberikan tekanan pada bursa saham," tutur dia.

(Baca: Reksa Dana Saham Sumbang 40% Total Dana Kelolaan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
10 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
33 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
44 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved