Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Pesimistis Selesai 3 Tahun

Rabu, 06 Mei 2015 - 21:28 WIB
Tol Bakauheni-Terbanggi...
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Pesimistis Selesai 3 Tahun
A A A
JAKARTA - Sejumlah kalangan pesimistis pembangunan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar selesai dalam waktu tiga tahun. Padahal, jalan tol sepanjang 140 kilometer tersebut telah dicanangkan atau di-groundbreaking Presiden Jokowi pada 30 April 2015.

Sekretaris Jenderal Pembaharuan Agraria, Iwan Nurdin mengungkapkan, proses pembebasan lahan jalan tol memerlukan proses panjang. Di samping itu, dalam proses pembebasan lahan ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar hanya lahan milik pemerintah yang dapat diselesaikan dalam waktu tidak terlalu lama.

"Kalau lahannya milik pemerintah atau BUMN mungkin hanya butuh waktu 60 hari pengurusan administrasi. Namun, bagaimana dengan lahan milik masyarakat. Okelah penetapan lokasi sudah ada, tapi penetapan lokasi itu butuh konsultasi dengan masyarakat sampai pada ganti kerugian," ujarnya, Rabu (6/5/2015).

Menurut Iwan, masalah pembebasan lahan juga akan sulit diselesaikan jika masyarakat menolak. "Dan, jika sudah demikian pejabat BPN biasanya tidak berani mendatangi lokasi," tegasnya.

Sebagai informasi, proses pembebasan lahan Bakauheni-Terbanggi Besar menggunakan UU No 2 Tahun 2012. Undang-undang ini memungkinkan masyarakat menyatakan keberatan sebanyak dua kali ke pengadilan terkait pengadaan lahan.

Saat ini, progres pembebasan lahan untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar masih berada dalam proses tahapan pembebasan lahan. Menurut panitia pembebasan lahan kementerian PUPR wilayah Bakauheni-Terbanggi Besar, Syahrial R Pahlevi, perkembangan saat ini dalam tahapan konsultasi publik kepada masyarakat.

"Sudah ada tiga penlok (penentuan lokasi) di Kecamatan Bakauheni yang mau kita bayar, kemudian ditindaklanjuti oleh tim pembebasan lahan yang diketuai Badan Pertanahan Nasional Prov Lampung. Namun untuk pembayaran itu harus melewati tahapan-tahapan, di antaranya verifikasi lahan hingga kunsultasi bersama masyarakat," terangnya.

Dia mengatakan, proses pembebasan lahan ruas Tol Bakauheni Terbanggi mengacu pada Undang-undang No 2 tahun 2012 dengan anggaran pembebasan lahan memanfaatkan anggaran APBN. "Setelah penlok tahapan prosesnya konsultasi ke masyarakat. Kalau tidak ada titik temu kita serahkan ke pengadilan dengan harga lahan dari tim appraisal," terangnya.

PT Hutama Karya yang mendapatkan penugasan membangun jalan ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar menyatakan, siap memenuhi target Presiden RI membangun Tol Bakauheni-Terbanggi Besar selama tiga tahun. "Kami siap saja, sebab kalau diberi penugasan ya harus dikerjakan," ujar Direktur Utama PT Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra.

Dia mengatakan, mengenai target tersebut pihaknya menyesuaikan dengan kondisi yang ada dengan mengacu pada pembebasan lahan. "Kalau pembebasan lahannya memungkinkan akan segera kita bangun. Pendanaannya kita sudah ada dari PMN yang diberikan pemerintah," ujarnya.

Presiden RI Joko Widodo sebelumnya telah mencanangkan peletakan batu pertama untuk dua ruas tol Sumatera, yaitu Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan Palembang-Indralaya. Dua ruas tol ini ditargetkan bisa selesai dalam waktu tiga tahun sejak dicanangkan. Namun, proses pembebasan lahan masih melalui berbagai tahapan dengan progres 0%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved