Ini Tim Ekonomi Jokowi yang Harus Kena Reshuffle

Jum'at, 08 Mei 2015 - 13:18 WIB
Ini Tim Ekonomi Jokowi...
Ini Tim Ekonomi Jokowi yang Harus Kena Reshuffle
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2015 tumbuh melambat. Pada periode tersebut ekonomi hanya mampu tumbuh di angka 4,7% atau terendah sejak 2009 yang berada di angka 4,52%.

Lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut disinyalir juga merupakan sumbangsih para menteri ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kebijakan yang diambil pemerintah dinilai tidak mendukung ekonomi Indonesia untuk dapat tumbuh lebih baik lagi. (Bac: Kinerja Tim Ekonomi Jokowi Dinilai Tak Sesuai Harapan)

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menegaskan, jika ada persoalan dari tim ekonomi pemerintah, maka sudah seharusnya biang dari masalah tersebut harus dievaluasi.

"Baseline kita kan‎ mampu tumbuh di angka 5%. Kalau di bawah, berarti ada problem internal. Ada problem kecakapan dalam mengelola ekonomi. Kalau kebijakan tidak mendistorsi daya beli masyarakat sebenarnya masih bisa di 5%. Kebijakan pemerintah bukannya menstimulus justru malah gerecokin," ucapnya di kantor Indef, Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Menurutnya, ujung pangkal dari ketidakcakapan pemerintah ada di tim perencana, dalam hal ini Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) pimpinan Andrinof Chaniago. Sebab itu, tim perencana inilah yang paling pokok harus dievaluasi dan dirombak (reshuffle).

"Kalau rencana bagus dan mudah diimplementasikan, itu kan akan lancar saja. Kalau rencananya enggak bisa menjawab problem, ya rencananya itu yang harus dievaluasi," imbuh dia.

Enny menjelaskan, dalam perencanaan program Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tidak ada perubahan signifikan antara perencanaan pemerintahan lalu dan saat ini. ‎Visi pemerintahan Jokowi untuk membangun ekonomi dari pinggir justru tidak tercermin dalam rencana kerja tersebut.

"Padahal, tagline-nya luar biasa, membangun dari pinggir. Ini yang tidak diikuti dari perombakan, perencanaan dan alokasi anggaran yang dilakukan pemerintah," katanya.

Selain Bappenas, tim ekonomi yang harus segera di-reshuffle adalah tim koordinator, yakni Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian dan Kemenko bidang Kemaritiman. "Kalau koordinasi ya Menko-lah. Kalau misalnya koordinasi tidak jalan, ya Menko. Menko kan ada dua, ada maritim dan ekonomi," terang Enny.

Padahal, sambungnya, kepercayaan masyarakat yang besar terhadap Jokowi Cs adalah ‎semangat dan tawaran janjinya untuk revolusi mental. "Yang dipahami masyarakat, revolusi mental itu melakukan percepatan, perbaikan dan solusi the bottlenecking. Artinya kalau itu tidak terjadi, ya bukan revolusi. Tapi business as usual," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
12 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
24 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
47 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved