Cita-cita Sri Mulyani Rombak Kurikulum Pengajaran di PKN STAN
Sabtu, 18 Juli 2020 - 22:23 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berkeinginan kurikulum pengajaran di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN agar dievaluasi kembali. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berkeinginan kurikulum pengajaran di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN agar dievaluasi kembali. Alasannya terang dia, lantaran kini mahasiswa yang belajar di sana hanya terpaku kepada sebuah mata kuliah akuntansi, tapi tidak diajarkan masalah perkekonomian global.
“Kita ingin kurikulum di PKN STAN direview kembali,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Sabtu (18/7/2020).
(Baca Juga: Alumni STAN Jangan Hanya Pintar Menghitung, Sri Mulyani: Jadi Pembuat Kebijakan )
Dia menjelaskan, transformasi itu diharapkan bisa membuat para alumni PKN STAN bisa menjadi pembuat kebijakan dalam sebuah krisis ekonomi di suatu negara. “Maka perubahan adalah sesuatu yang harus dan harus terjadi. Kita adalah salah satu yang penting dalam perubahan itu. Kita harus mengelola perubahan itu. Ini yang harus kita lakukan terus menerus,” ujarnya.
“Kita ingin kurikulum di PKN STAN direview kembali,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Sabtu (18/7/2020).
(Baca Juga: Alumni STAN Jangan Hanya Pintar Menghitung, Sri Mulyani: Jadi Pembuat Kebijakan )
Dia menjelaskan, transformasi itu diharapkan bisa membuat para alumni PKN STAN bisa menjadi pembuat kebijakan dalam sebuah krisis ekonomi di suatu negara. “Maka perubahan adalah sesuatu yang harus dan harus terjadi. Kita adalah salah satu yang penting dalam perubahan itu. Kita harus mengelola perubahan itu. Ini yang harus kita lakukan terus menerus,” ujarnya.
Lihat Juga :