Tahun Depan 16 Ribu ASN Bakal Diboyong ke IKN Nusantara
Senin, 27 Maret 2023 - 07:30 WIB
16 ribu lebih ASN akan dipindah ke IKN Nusantara pada 2014. Foto/PUPR
JAKARTA - Pemerintah menargetkan tahap pertama pemindahan ibu kota dari Jakarta ke IKN Nusantara bakal mulai dilakukan pada tahun 2024. Pembangunan infrastruktur dasar disiapkan untuk menunjang kehidupan 16.990 aparatur sipil negara ( ASN ), TNI/Porli yang akan pindah terlebih dahulu.
Baca juga: Jakarta Berpeluang Lebih Cepat Menjadi Kota Cerdas Global Pasca IKN
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), nantinya ada sekitar 970 ribu ASN pusat yang akan digeser ke IKN. Angka ini diharapkan mampu mengurangi jumlah kepadatan Jakarta, dan angka ini belum termasuk anggota keluarga yang akan diikutsertakan dalam proses pemindahan IKN.
Sekretaris OIKN Ahmad Jaka Santos Adiwijaya menyebutkan, fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup seperti pasar, sekolah, rumah sakit dan lain-lain sudah direncanakan sejak awal dan akan siap seiring dengan perpindahan ASN.
”Fasilitas untuk kebutuhan ASN yang pindah sudah dipikirkan dan akan disiapkan. Sebagai contoh rumah sakit bertaraf internasional rencananya akan hadir di KIPP, kemudian kita juga akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang baik,” ujar Jaka dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Senin (27/3/2023).
Selain itu, dikatakan Jaka, pemerintah juga terus menggenjot pembangunan beragam fasilitas untuk kenyamanan ASN yang pindah ke IKN, seperti sarana olah raga, lahan hijau, apartemen, danau, dan lain sebagainya. Persiapan pemindahan ASN sudah berjalan mulai dari rapat koordinasi, perencanaan, penganggaran, dan persiapan lainnya.
Baca juga: Jakarta Berpeluang Lebih Cepat Menjadi Kota Cerdas Global Pasca IKN
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), nantinya ada sekitar 970 ribu ASN pusat yang akan digeser ke IKN. Angka ini diharapkan mampu mengurangi jumlah kepadatan Jakarta, dan angka ini belum termasuk anggota keluarga yang akan diikutsertakan dalam proses pemindahan IKN.
Sekretaris OIKN Ahmad Jaka Santos Adiwijaya menyebutkan, fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup seperti pasar, sekolah, rumah sakit dan lain-lain sudah direncanakan sejak awal dan akan siap seiring dengan perpindahan ASN.
”Fasilitas untuk kebutuhan ASN yang pindah sudah dipikirkan dan akan disiapkan. Sebagai contoh rumah sakit bertaraf internasional rencananya akan hadir di KIPP, kemudian kita juga akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang baik,” ujar Jaka dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Senin (27/3/2023).
Selain itu, dikatakan Jaka, pemerintah juga terus menggenjot pembangunan beragam fasilitas untuk kenyamanan ASN yang pindah ke IKN, seperti sarana olah raga, lahan hijau, apartemen, danau, dan lain sebagainya. Persiapan pemindahan ASN sudah berjalan mulai dari rapat koordinasi, perencanaan, penganggaran, dan persiapan lainnya.
Lihat Juga :