Menparekraf: Yang Kurang dari Santri Itu Tinggal Pengusaha-pengusaha Kelas Dunia
Minggu, 16 April 2023 - 09:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno mendorong santri membuat konten-konten digital yang menginspirasi. Foto/MPI
MALANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong agar para santri mengembangkan konten digital yang edukatif dan menginspirasi. Apalagi jika konten-konten itu bisa bernuansa nilai-nilai islami dalam upaya turut serta membangkitkan ekonomi umat.
Baca juga: Rencana Pindah ke PPP, Menparekraf Sandiaga Uno: Masih Wiridan dan Dengarkan Masukan Kiai
"Jangan konten-konten yang membuat kita menambah tidak maju cara berpikirnya. Konten yang kita ciptakan harus bertanggung jawab, jujur, dan otentik," kata Menparekraf Sandiaga saat di acara "Gerakan Usaha Kreatif Santripreneur Go Digital", di Ponpes Al-Ittihad Malang, Sabtu (15/4/2023).
Menurutnya, konten kreatif masuk ke dalam sektor ekonomi kreatif Indonesia saat ini ada di posisi tiga besar dunia, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Pemerintah pun sedang berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya manusia, termasuk para santri agar dapat mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045. Salah satunya melalui kemajuan sektor ekonomi kreatif.
"Itu yang ingin saya hadirkan agar para santri mengambil peluang ini. Karena Indonesia akan menjadi ekonomi besar. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton, tapi jadilah pemain penggerak ekonomi bangsa," ujar menteri berusia 53 tahun ini.
Menparekraf Sandiaga juga mendorong para santri untuk dapat menjadi pengusaha yang go global. Menurutnya, dengan populasi santri di Indonesia yang cukup banyak, mencapai 5 juta santri yang tersebar di 28 ribu pesantren di Indonesia, masih sedikit yang menjadi pengusaha.
Baca juga: Rencana Pindah ke PPP, Menparekraf Sandiaga Uno: Masih Wiridan dan Dengarkan Masukan Kiai
"Jangan konten-konten yang membuat kita menambah tidak maju cara berpikirnya. Konten yang kita ciptakan harus bertanggung jawab, jujur, dan otentik," kata Menparekraf Sandiaga saat di acara "Gerakan Usaha Kreatif Santripreneur Go Digital", di Ponpes Al-Ittihad Malang, Sabtu (15/4/2023).
Menurutnya, konten kreatif masuk ke dalam sektor ekonomi kreatif Indonesia saat ini ada di posisi tiga besar dunia, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. Pemerintah pun sedang berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya manusia, termasuk para santri agar dapat mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045. Salah satunya melalui kemajuan sektor ekonomi kreatif.
"Itu yang ingin saya hadirkan agar para santri mengambil peluang ini. Karena Indonesia akan menjadi ekonomi besar. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton, tapi jadilah pemain penggerak ekonomi bangsa," ujar menteri berusia 53 tahun ini.
Menparekraf Sandiaga juga mendorong para santri untuk dapat menjadi pengusaha yang go global. Menurutnya, dengan populasi santri di Indonesia yang cukup banyak, mencapai 5 juta santri yang tersebar di 28 ribu pesantren di Indonesia, masih sedikit yang menjadi pengusaha.
Lihat Juga :